
Makassar, 3 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan Kunjungan Edukasi Kebanksentralan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 3 Makassar, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa FEB Unismuh Makassar dan didampingi oleh Safri Haliding selaku dosen pendamping. Kunjungan edukatif ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa melalui pembelajaran langsung di institusi strategis yang berperan penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rendra Anggoro, Wakil Dekan III FEB Unismuh Makassar. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pengalaman belajar langsung di dunia kerja dan lembaga profesional. Menurutnya, pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya cukup diperoleh melalui teori di dalam kelas, tetapi juga perlu diperkuat dengan pengalaman empiris agar mahasiswa mampu memahami praktik nyata yang terjadi di lapangan.
“Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara langsung dari para praktisi dan memahami bagaimana kebijakan ekonomi serta sistem keuangan dijalankan. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal penting dalam membangun kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Aswin Gantina, Kepala Divisi Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam paparannya, Aswin menjelaskan peran strategis Bank Indonesia sebagai bank sentral yang memiliki tugas utama menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta mendukung stabilitas sistem keuangan nasional. Ia juga memberikan penjelasan mengenai perbedaan fungsi Bank Indonesia dengan bank-bank komersial yang beroperasi di Indonesia, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai posisi dan kewenangan bank sentral dalam sistem perekonomian nasional.
Pada sesi inti, mahasiswa mendapatkan materi pertama dari Sitti Shafira Awaluddin mengenai Kebanksentralan. Materi tersebut membahas fungsi, tugas, tujuan, serta kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan moneter dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai instrumen kebijakan yang digunakan Bank Indonesia dalam menjalankan perannya sebagai otoritas moneter.
Selanjutnya, Dian Anggreni menyampaikan materi tentang Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen. Dalam sesi ini mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia, implementasi QRIS, transformasi layanan keuangan digital, serta berbagai upaya yang dilakukan Bank Indonesia dalam memberikan perlindungan kepada konsumen di era ekonomi digital yang terus berkembang.
Sebagai dosen pendamping, Safri Haliding turut mengawal jalannya kegiatan dan mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi dengan para narasumber. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa dapat memperoleh manfaat maksimal dari kunjungan edukatif tersebut, baik dari aspek akademik maupun pengembangan wawasan profesional.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti pemaparan materi serta terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. Melalui kunjungan edukatif ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis mengenai kebanksentralan dan sistem pembayaran digital, tetapi juga mendapatkan pemahaman praktis mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen FEB Universitas Muhammadiyah Makassar dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis praktik dan memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan lembaga-lembaga strategis nasional. Diharapkan, melalui kegiatan semacam ini mahasiswa dapat menjadi generasi yang lebih adaptif, kompeten, serta siap menghadapi tantangan dan peluang dalam perkembangan ekonomi dan keuangan digital di masa depan.(*)















