MAKASSAR, 27 Juli 2026 – Museum Karaeng Pattingalloang kembali bertransformasi menjadi ruang pendidikan yang hidup dan interaktif melalui rangkaian kegiatan “Belajar Bersama di Museum Karaeng Pattingalloang”. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 22 hingga 26 Juli 2026, dan diikuti antusias oleh siswa-siswi dari lima sekolah menengah atas negeri di Kota Makassar.
Sekolah yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah: SMA Negeri 4 Makassar, SMA Negeri 9 Makassar, SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 16 Makassar, dan SMA Negeri 20 Makassar.
Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini menghadirkan lima narasumber berkompeten di bidang sejarah, budaya, arkeologi, dan permuseuman, yakni: Yusriana, S.S., M.A., Dr. Khadijah Tahir Muda, M.Si., Irwan, S.T., Andini Perdana, M.Hum dan Prof. Ilham Junaid, Ph.D.,
Hingga kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya berkeliling melihat koleksi benda bersejarah, tetapi juga mendengarkan pemaparan mendalam, berdiskusi langsung dengan narasumber, serta mempelajari peran penting museum sebagai pusat pelestarian warisan budaya daerah.
Plt. Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Fadhilah Ainun Nisaa, S.STP., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama meningkatkan wawasan dan pemahaman generasi muda tentang dunia permuseuman.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, minat masyarakat, khususnya kalangan pelajar, semakin meningkat untuk berkunjung ke museum. Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda kuno, melainkan sumber belajar sejarah dan budaya yang otentik, inspiratif, dan mendidik bagi kita semua,” ujar Fadhilah.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan. “Kami ingin museum semakin dekat dengan generasi muda, sehingga mereka lebih mengenal, mencintai, dan turut menjaga identitas serta kearifan lokal Sulawesi Selatan sebagai warisan berharga bagi masa depan,” pungkasnya.
















