Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Musda MUI Sulsel Bangun Kolaborasi dengan UNM, Pencerahan Kalbu Mahasiswa Jadi Prioritas

×

Musda MUI Sulsel Bangun Kolaborasi dengan UNM, Pencerahan Kalbu Mahasiswa Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Makassar,– Panitia Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Rektor Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.H. di Ruang Rektor, Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (28/7/2026).

Audiensi tersebut dipimpin Ketua Panitia Musda IX MUI Sulsel, H. Baidillah Sahabuddin, S.E., M.Si., bersama jajaran panitia. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat untuk memperkuat sinergi antara MUI Sulawesi Selatan dan UNM.

Example 500x700

Dalam kesempatan itu, H.Baidillah menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Rektor UNM. Menurutnya, kesediaan Rektor menerima Panitia Musda merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Musda IX MUI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami karena Ibu Rektor berkenan menerima Panitia Musda MUI Sulawesi Selatan. Kami berharap pertemuan ini semakin mempererat silaturahmi serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UNM dan MUI Sulsel,” ujarnya.

Ia juga berharap UNM dapat mendukung penyelenggaraan Musda IX sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan program-program yang memberikan manfaat bagi umat.

Sementara itu, Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya menerima kunjungan Panitia Musda MUI Sulsel. Menurutnya, MUI merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas dan sanad keilmuan yang kuat sehingga layak menjadi mitra strategis dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa.

Ia menilai, di era digital saat ini banyak mahasiswa mengakses konten-konten dakwah dari berbagai sumber tanpa mengetahui latar belakang keilmuan para penyampainya. Karena itu, kehadiran MUI dinilai penting untuk menghadirkan dakwah yang moderat, berlandaskan keilmuan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“MUI memiliki sanad keilmuan yang jelas. Kami berharap MUI dapat hadir memberikan pencerahan kepada mahasiswa, terutama dalam membangun karakter, akhlak, dan spiritualitas mereka,” ungkapnya.

Prof. Farida juga mengungkapkan bahwa UNM tengah menggagas program pembinaan kerohanian bagi mahasiswa baru. Program tersebut dirancang sebagai bekal pembentukan karakter sebelum mahasiswa menjalani proses pendidikan di kampus.

Menurutnya, calon guru tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki fondasi moral, etika, dan nilai-nilai keagamaan yang kuat agar mampu menjadi pendidik yang berkarakter.

Audiensi diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat kerja sama dalam pembinaan keumatan, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan perguruan tinggi. Pertemuan tersebut turut dihadiri seluruh jajaran Panitia Musda IX MUI Sulawesi Selatan.

Irfan Suba Raya

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *