BARRU – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan digelar pada 25 Mei 2026 mendatang, kembali bergulir himbauan menjaga kedamaian dan kerukunan dari para tokoh organisasi dan masyarakat Kabupaten Barru. Kali ini, pesan damai disampaikan oleh Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Barru, Muhammad Saenal, menyikapi pelaksanaan demokrasi di 12 desa yang tersebar di 6 kecamatan se-Kabupaten Barru.
Muhammad Saenal mengajak seluruh elemen yang terlibat, mulai dari para calon Kepala Desa, tim pendukung, hingga seluruh masyarakat, untuk memastikan proses pemilihan berjalan tertib, aman, dan penuh rasa saling menghargai. Ia menekankan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi ini harus sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya lokal yang telah menjadi identitas masyarakat setempat.
“Saya berharap semua tetap berjalan sesuai aturan, saling menghargai, dan saling menghormati. Karena budaya kita adalah sipakatau (saling beradab) dan sipakalebbi (saling memuliakan),” tegas Muhammad Saenal.
Lebih jauh, ia mengingatkan kembali makna mendasar dari jabatan kepala desa itu sendiri. Baginya, posisi tersebut bukanlah sekadar kekuasaan atau kedudukan, melainkan wadah nyata untuk mengabdikan diri bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Apalagi jabatan kepala desa adalah ajang kita mengabdi untuk daerah kita. Jadi, besar harapan kami agar Pilkades ini berjalan dengan damai dan kondusif, sesuai dengan apa yang telah disepakati dalam deklarasi damai yang digelar kemarin,” tambahnya.
Dalam pesannya, Muhammad Saenal kembali mengajak seluruh warga untuk bersatu menjaga kerukunan sebelum, selama, maupun sesudah pencoblosan nanti. Ia berharap perbedaan pilihan politik tidak menjadi pemicu perselisihan, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang tetap berpegang teguh pada persaudaraan dan keharmonisan masyarakat Barru.
















