Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Ewa‑Ko Fest 2026 Dibuka di Benteng Fort Rotterdam: Pemkot Makassar Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Kolaborasi dan Permodalan

×

Ewa‑Ko Fest 2026 Dibuka di Benteng Fort Rotterdam: Pemkot Makassar Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Kolaborasi dan Permodalan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pembukaan resmi Ewa‑Ko Fest 2026 yang berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan Nasional 2026 dengan tema “Edukasi Wirausaha Kolaboratif dan Inovatif” atau Makassar Entrepreneurship Festival.

Kegiatan ini menjadi bagian strategis Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), utamanya melalui perluasan akses permodalan serta kerja sama lintas sektor. Di momen yang sama, Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Makassar bersama Bank Sulselbar juga menandatangani nota kesepahaman guna memperkuat dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada sejumlah perwakilan UMKM dari berbagai sektor.

Example 500x700

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa festival ini berfungsi sebagai panggung penting untuk mencetak wirausaha baru yang tangguh dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Menurutnya, potensi pelaku usaha di Kota Makassar sangat besar, namun harus didukung program pemberdayaan yang berjalan terus‑menerus.

“Kota yang maju adalah kota yang mampu melahirkan wirausahawan yang siap berkembang. Di sini kita punya potensi yang melimpah, namun rasio jumlah pengusaha di Indonesia masih perlu terus ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara. Oleh karena itu, kemudahan akses pembiayaan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha harus terus diperluas,” ujar Munafri.

Senada dengan hal itu, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menyampaikan bahwa penguatan sektor UMKM bukan hanya mendongkrak kesejahteraan masyarakat, melainkan menjadi pondasi utama kemandirian ekonomi daerah. Pihaknya mendukung penuh kebijakan yang merangsang lahirnya usaha baru, mengingat peran besar UMKM dalam perputaran ekonomi lokal.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Makassar. Jika akses pembiayaan makin mudah dan usaha makin berkembang, dampaknya terasa nyata: terbuka lapangan kerja baru dan roda ekonomi daerah makin berputar kencang,” tegas Andi.

Ia juga menekankan bahwa iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan bertumpu pada apa yang disebut sebagai kolaborasi segitiga emas: pemerintah daerah, dunia perbankan, dan pelaku usaha. Menurutnya, Ewa‑Ko Fest menjadi ruang temu yang sangat tepat untuk menyatukan kekuatan ketiga pihak tersebut.

“Kami berharap dari sinergi ini makin banyak pelaku usaha yang naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan langkah nyata meningkatkan literasi usaha dan daya saing produk lokal,” tambahnya.

Melalui Ewa‑Ko Fest 2026, diharapkan akses pembiayaan makin merata, semangat kewirausahaan makin kuat, dan produk‑produk unggulan Kota Makassar makin dikenal luas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *