Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

PAI Sukses Gelar Indonesian Actuaries Summit ke-9 di Makassar, Dihadiri Lebih dari 1.000 Peserta

×

PAI Sukses Gelar Indonesian Actuaries Summit ke-9 di Makassar, Dihadiri Lebih dari 1.000 Peserta

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) berhasil menyelenggarakan ajang bergengsi 9th Indonesian Actuaries Summit 2026 (IAS’26) di Hotel Gammara, Kota Makassar, yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi pertemuan tahunan terbesar para tenaga ahli aktuaria di Indonesia.

Dalam konferensi pers di sela-sela acara, Ketua Umum PAI, Paul Setio Kartono, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ini merupakan wadah utama bagi para aktuaris untuk pembaruan wawasan atau yang dikenal sebagai Pengembangan Profesi Berkelanjutan.

Example 500x700

“Menjadi aktuaris tidak berarti berhenti belajar. Mereka harus terus memperbarui ilmu agar pengetahuannya selalu terkini dan sesuai perkembangan zaman,” tegas Paul.

Sebagai rangkaian pembuka, pada Rabu, 17 Juni 2026 telah diadakan seminar edukasi keuangan yang dihadiri oleh mahasiswa, masyarakat umum, pimpinan lembaga jasa keuangan, serta kalangan akademisi dan dosen. Kegiatan ini bertujuan mengangkat tingkat pemahaman keuangan di wilayah tersebut, mengingat secara umum literasi keuangan di Indonesia masih perlu ditingkatkan.

Penyelenggaraan tahun ini mencatatkan rekor baru dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta: sekitar 500 orang pada sesi seminar pembuka, ditambah 400 peserta yang hadir langsung di lokasi puncak acara, serta 130 peserta yang mengikuti secara daring.

“Angka ini menjadi harapan besar kami, bahwa profesi ini semakin diminati dan semakin dipahami maknanya oleh masyarakat luas,” ujar Paul.

IAS’26 mengusung tema “Breaking Boundaries and Building Futures” atau Menembus Batas dan Membangun Masa Depan. Tema ini diangkat untuk memperluas pandangan bahwa aktuaris tidak hanya terbatas di industri asuransi saja, melainkan dibutuhkan di berbagai sektor.

“Inti tugas kami adalah mengelola dan mengendalikan risiko. Dalam sesi kali ini kita bahas bagaimana keahlian ini diterapkan di sektor perbankan, manajemen risiko umum, lingkungan pemerintahan, dan berbagai industri lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PAI, Teguh Permana, menjelaskan alasan pemilihan Kota Makassar sebagai tuan rumah tahun ini. Menurutnya, wilayah ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di kawasan Indonesia Timur, sehingga sangat tepat dijadikan lokasi penyebaran wawasan dan pengembangan profesi.

Teguh menambahkan, tema yang diambil juga menjadi upaya menjaga agar profesi ini tetap relevan dan mampu menjawab tantangan masa depan. “Mungkin belum semua orang paham, namun di balik hampir setiap produk perlindungan yang kita nikmati—seperti layanan BPJS—ada perhitungan dan peran aktuaris di dalamnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan aktuaris sangat krusial dalam pembangunan ekonomi karena berperan mengukur risiko secara kuantitatif agar setiap perencanaan dapat berjalan terukur dan aman. PAI juga menegaskan komitmennya mengembangkan sumber daya manusia bukan hanya terpusat di Jakarta atau kota-kota besar di Jawa saja, melainkan menggali potensi di seluruh pelosok negeri.

“Aktuaris bukan sekadar angka. Kami menjamin keberlanjutan usaha, keberlanjutan perlindungan bagi masyarakat, serta menjaga kepercayaan terhadap sistem ekonomi. Jika insinyur membangun jembatan dan gedung, maka aktuaris berperan membangun ketahanan dan kepercayaan dalam sistem keuangan Indonesia,” pungkas Teguh.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *