Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

UNY Perkuat Life Skills Remaja Bumijo Melalui Dua Program PkM Cegah Narkoba

×

UNY Perkuat Life Skills Remaja Bumijo Melalui Dua Program PkM Cegah Narkoba

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda melalui dua program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kampung Emas Bumijo, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta pada Selasa,30 Juni 2026.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 50 pemuda tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Kelurahan Bumijo dan Karang Taruna Bumijo. Dua program PkM tersebut memiliki fokus yang saling melengkapi.

Example 500x700

Program pertama merupakan PkM Penugasan Guru Besar dan Dosen Struktural dengan tema “Penguatan Karakter Remaja Desa Bumijo melalui Edukasi Bahaya Narkoba Berbasis Historical Consciousness dan Nilai-Nilai Lokal.” Program ini menekankan pembentukan karakter remaja melalui kesadaran sejarah, nilai-nilai lokal, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Program kedua merupakan PkM Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) Sekolah Pascasarjana UNY dengan tema “Penguatan Life Skills Remaja sebagai Strategi Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kampung Emas Bumijo.” Program ini berfokus pada penguatan kemampuan remaja dalam mengenali diri, mengambil keputusan secara bijak, membangun tanggung jawab, serta menghadapi tekanan lingkungan sosial.

Ketua Tim Pelaksana, Prof. Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd., mengatakan persoalan penyalahgunaan narkoba tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda.

“Narkoba mengancam masa depan generasi muda. Karena itu, kami hadir bersama tim untuk membantu pemerintah setempat memperkuat upaya pencegahan narkoba di kalangan pemuda,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sekaligus memetakan kebutuhan edukasi. Hasil pemetaan menjadi dasar penyusunan materi seminar dan workshop yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan remaja di Bumijo.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari BNN Kota Yogyakarta dan akademisi. Selain mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba, peserta memperoleh penguatan karakter dan life skills, termasuk kesadaran diri, pengambilan keputusan, tanggung jawab, serta kemampuan menghadapi tekanan sosial.

Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan narkoba tidak sekadar sebagai penyampaian informasi, tetapi juga sebagai upaya membangun kapasitas remaja agar mampu mengambil keputusan dan bertindak secara bertanggung jawab.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan dan pembagian modul sebagai bahan belajar lanjutan. Peserta juga menyusun komitmen bersama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan menandatangani fakta integritas sebagai bentuk kesepakatan menjaga lingkungan pemuda yang sehat.

Upaya pencegahan kemudian diperluas melalui kampanye antinarkoba di media sosial. Peserta membuat dan menyebarluaskan flyer kampanye melalui akun media sosial masing-masing sehingga pesan edukasi dapat menjangkau lingkungan pertemanan dan masyarakat yang lebih luas.

Lurah Bumijo, Triyatno, S.I.P., mengapresiasi keterlibatan UNY dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini membantu pemerintah setempat memperkuat perhatian terhadap masa depan generasi muda, khususnya dalam menghadapi persoalan penyalahgunaan narkoba.

“Kami selaku pemerintah setempat mengucapkan terima kasih banyak kepada UNY, khususnya Tim PkM yang telah melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Triyatno.

Pada akhir kegiatan, tim melaksanakan post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman peserta sekaligus mengevaluasi capaian program. Hasil evaluasi menjadi bahan untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat dalam pengembangan program berikutnya.

Kedua program PkM tersebut juga berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya melalui edukasi dan pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja. Kegiatan ini sekaligus mendukung implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) UNY melalui keterlibatan dosen dalam kegiatan di luar kampus.

Kolaborasi dosen, mahasiswa, pemerintah kelurahan, Karang Taruna, BNN, dan akademisi diharapkan dapat mendorong pencegahan penyalahgunaan narkoba sebagai gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh Prof. Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd., Dr. Rahayu Fuji Astuti, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Dr. Jumadi, S.Pd.I., M.Pd.I., dengan melibatkan para mahasiswa dalam rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat.(Jumadi/Irfan)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *