Makassar, 10 Juli 2026 – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Nabila Askolani Putri, menghadiri rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Acara berskala nasional ini digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung pada 8 hingga 12 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Nabila Askolani Putri didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin, H. Adam Ibrahim, S.E., M.Si., serta jajaran terkait lainnya.
Kehadiran TP PKK Kabupaten Banyuasin merupakan bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan peringatan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46, sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah dalam upaya pemberdayaan keluarga, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pelestarian kerajinan daerah.
Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, mengatakan kegiatan berskala nasional tersebut menjadi ruang strategis bagi setiap daerah untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja sama, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat.
“Momentum HKG PKK dan HUT Dekranas bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk saling belajar, bertukar inovasi, dan memperkuat kolaborasi antardaerah. Banyak hal yang dapat kami bawa pulang untuk diterapkan di Kabupaten Banyuasin,” ujar Nabila.
Menurut Nabila, PKK memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kader PKK harus terus dilakukan agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang ada di tengah masyarakat.
“Kami ingin seluruh kader PKK terus berinovasi dan mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing. Keluarga yang kuat akan menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Ia juga menilai bahwa Dekranas memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan produk kerajinan dan UMKM yang berbasis pada potensi lokal masing-masing daerah.
“Kami berharap keikutsertaan Banyuasin dalam kegiatan ini dapat membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah. Kerajinan lokal harus terus didorong agar memiliki daya saing, mampu menembus pasar yang lebih besar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM,” ungkapnya.
Nabila menambahkan, hasil dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan di Makassar akan menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi dalam memperkuat program-program TP PKK di Kabupaten Banyuasin di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program PKK semakin berdampak nyata bagi masyarakat. Harapannya, semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan keluarga yang berkualitas serta ekonomi masyarakat yang semakin maju,” tutup Nabila Askolani Putri.
















