Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKesehatan

Seminar Awal Pbl Fkm Unhas Bersama Kelurahan Wette’e Sidrap Perkuat Semangat SDGS

×

Seminar Awal Pbl Fkm Unhas Bersama Kelurahan Wette’e Sidrap Perkuat Semangat SDGS

Sebarkan artikel ini

Sidrap, 6 Juli 2026 — Pemerintah kelurahan Wette’e, kecamatan Panca Lautang, kabupaten Sidenreng Rappang, bersama jajaran stakeholder resmi membuka secara resmi Seminar Awal Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Kegiatan yang berlangsung Senin (06/07/2026) di kantor kelurahan Wette’e ini menjadi langkah awal sinergi dalam pelaksanaan PBL 1 di wilayah tersebut.

Pertemuan strategis ini mempertemukan mahasiswa dengan pemangku kebijakan lokal dan masyarakat guna mensosialisasikan rencana pelaksanaan kegiatan. Langkah nyata ini sekaligus mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama lintas pihak antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader, dan mahasiswa.

Example 500x700

Dalam sambutannya, Koordinator Kelompok Mahasiswa, A. Muh. Aqiel Rahmat Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan penerapan ilmu di masyarakat. “Kami datang bukan sebagai ahli, melainkan sebagai pembelajar yang berupaya menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan. Selama pelaksanaan kurang lebih dua minggu ini, kami berharap bisa belajar banyak dari masyarakat kelurahan Wette’e,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Wette’e, Hastina, S.Sos., menyambut baik kedatangan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa wilayahnya rawan banjir, sehingga masalah kesehatan lingkungan dan ancaman penyakit pasca-banjir seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian utama. “Semoga kedatangan mahasiswa dapat memberikan pemahaman lebih lanjut terkait masalah kesehatan masyarakat yang ada di sini. Kami juga meminta seluruh kader dan warga membantu memfasilitasi kebutuhan adik-adik mahasiswa selama bertugas,” tambahnya.

Kegiatan PBL 1 ini berfokus pada analisis situasi masalah kesehatan masyarakat melalui pengumpulan data dan riset komparatif. Mahasiswa akan melakukan wawancara terstruktur serta diskusi dengan warga untuk menentukan prioritas masalah kesehatan di wilayah tersebut.

Mendukung kelancaran kegiatan, Bidan Kelurahan sekaligus Ketua TP-PKK Wette’e, Dian, mengerahkan dukungan penuh kader kesehatan. Sebanyak 10 kader Posyandu dan 2 kader Integrasi Layanan Primer (ILP) disiagakan mendampingi mahasiswa turun langsung ke rumah warga guna mempercepat validasi dan pengumpulan data dasar.

Isu kesehatan utama yang menjadi sorotan di kelurahan Wette’e antara lain penanganan stunting, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebiasaan merokok di ruangan tertutup, serta masalah sanitasi dan lingkungan. Beberapa kasus stunting di wilayah ini dipengaruhi oleh faktor bawaan lahir maupun kondisi lingkungan dan sanitasi yang kurang baik. Mahasiswa juga diarahkan untuk aktif berbaur dan berpartisipasi dalam kegiatan rutin komunitas kelurahan.

Acara seminar ditutup secara resmi oleh Lurah Wette’e, didampingi Bidan Kelurahan dan jajaran staf kelurahan. Kegiatan ini menandai dimulainya komitmen bersama untuk mewujudkan kelurahan Wette’e yang lebih sehat dan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat kelurahan.


Tentang Program PBL FKM Unhas
Program Praktik Belajar Lapangan (PBL) merupakan program intrakurikuler Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Mahasiswa ditempatkan langsung di tengah masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan solusi atas permasalahan kesehatan berbasis data lapangan. Program ini bertujuan mencetak tenaga kesehatan yang peka terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus berkontribusi nyata dalam pencapaian SDGs di bidang kesehatan, gizi, sanitasi, dan kemitraan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *