Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Sekolah di Pesantren adalah Jalan Keselamatan

×

Sekolah di Pesantren adalah Jalan Keselamatan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR,- Sekolah di pesantren adalah jalan Keselamatan. Karena di pesantren diharapkan Allah SWT menitip keberkahan bagi para santri. 

“Kita berharap dengan menyekolahkan anak-anak kita di pesantren, Allah SWT akan menurunkan keberkahan melalui ilmu dan pembinaan karakter yang dilakukan, ” kata Ketua Dewan Pembina Yayasa Dakwah Islamiyah Gowa, Al Ustadz Muzayyin Arif, M. Pd., saat menyampaikan sambutan wisuda santri Darul Istiqomah Gowa, Darul Istiqomah Boarding School, dan Sekolah Tahfidzul Quran, Ahad, 14 Juni 2026 di Aula Pusdiklat Unismuh Makassar. 

Example 500x700

Pada kesempatan itu, Muzayyin mengajak para orang tua untuk memandang pendidikan pesantren sebagai investasi keimanan yang akan menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Mantan Pimpinan DPRD Sulsel ini lalu mengutip doa Nabi Ibrahim AS yang diabadikan dalam Surah Ibrahim ayat 37 sebagai pelajaran penting bagi para orang tua dalam mendidik generasi.

> “Nabi Ibrahim menitipkan keluarganya di sebuah lembah yang tidak memiliki tanaman dan secara kasat mata tidak menjanjikan masa depan duniawi. Namun di tempat itu ada Baitullah, tempat nama Allah diagungkan. Dari kisah itu kita belajar bahwa fondasi iman harus menjadi prioritas dalam membangun masa depan anak.”

Menurut dia, keputusan orang tua menyekolahkan anak di pesantren sesungguhnya merupakan ikhtiar untuk menjaga jalan kebaikan dan kebenaran di tengah berbagai tantangan zaman.

> “Menyekolahkan anak di pesantren adalah jalan keselamatan. Kita berharap di tempat seperti ini Allah menitipkan jalan kebaikan dan jalan kebenaran bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menilai dunia saat ini sedang menghadapi berbagai perubahan besar yang memengaruhi kehidupan generasi muda, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga semakin beratnya persaingan hidup. 

> “Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Ekonomi susah. Cari kerja susah. Banyak orang tua cemas memikirkan masa depan anak-anaknya. Lapangan pekerjaan semakin kompetitif, tantangan hidup semakin besar. Namun kita percaya tidak ada yang sulit bagi generasi darul Istiqomah yang memiliki fondasi iman yang kuat dan memiliki pegangan dalam menghadapi segala perubahan,” urainya.

Muzayyin juga mengingatkan para santri agar menjaga nilai-nilai yang telah mereka pelajari selama berada di lingkungan pesantren.

> “Anak-anakku santri, jagalah diri kalian dan sayangi diri kalian. Jangan sampai apa yang telah diproses selama bertahun-tahun di pesantren hilang begitu saja ketika kalian meninggalkan lingkungan ini.”

Menurutnya, kedisiplinan dalam ibadah merupakan modal yang jauh lebih berharga daripada sekadar capaian akademik.

> “Apa yang perlu dikhawatirkan oleh orang yang menjaga tahajudnya, menjaga salat sunnah sebelum Subuhnya, menjaga salat Duhanya, dan menjaga hubungannya dengan Allah? Orang yang dekat dengan Allah akan selalu memiliki harapan dan jalan keluar,” paparnya.

*Kembangkan Pesantren, Buka Peluang Global

Sebagai Ketua Dewan Pembina, Muzayyin menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Darul Istiqamah melalui penguatan kelembagaan dan perluasan jejaring kerja sama pendidikan.

Menurutnya, pesantren harus tetap menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi santri untuk mengenal dunia dan membangun masa depan.

> “Pesantren ini harus terus kita jaga dan kita kembangkan. Kita ingin memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, termasuk membuka peluang kerja sama pendidikan di Mekkah dan berbagai institusi pendidikan lainnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa peluang bagi generasi muda Indonesia saat ini sangat terbuka, termasuk bagi para santri.

> “Saya baru kembali dari beberapa negara maju dan melihat langsung bahwa peluang itu terbuka sangat luas. Karena itu kita ingin santri-santri Darul Istiqamah memiliki kesempatan belajar, melihat dunia, dan memperluas wawasan tanpa kehilangan identitas keislamannya,” ungkapnya.

Muzayyin bahkan berharap ke depan santri-santri berprestasi dapat memperoleh kesempatan mengikuti program pendidikan dan pengayaan pengalaman di Mekkah sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki wawasan global dan fondasi keagamaan yang kuat.

*Siapkan Generasi dengan Skill Abad ke-21

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Muzayyin menegaskan, masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir dan bekerja yang sesuai dengan tuntutan zaman.

> “Jangan mudah menyerah. Jangan terbiasa menyalahkan orang lain. Jadilah generasi yang mampu menghadirkan solusi,” ajaknya.

Ia juga mengajak para alumni untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, serta membangun kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak.

> “Dunia masa depan membutuhkan orang-orang yang mampu berkolaborasi, menghargai perbedaan, dan memiliki kemampuan bekerja sama. Jangan merasa paling benar sendiri. Bangun budaya saling menghormati dan saling belajar,” katanya mengingatkan.

Menurut Muzayyin, Darul Istiqamah memiliki tanggung jawab untuk terus melahirkan generasi yang mampu melanjutkan jejak tokoh-tokoh besar Sulawesi Selatan yang telah memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa.

Ia menyebut sosok Syekh Yusuf Al-Makassari dan Imam Shamsi Ali sebagai contoh generasi darul Istiqomah dan contoh bahwa putra-putri Sulawesi Selatan mampu berkiprah dan memberi manfaat di tingkat dunia.

> “Bangun dan kembangkan diri kalian. Di mana pun berada, jadilah pribadi yang mampu hidup, memberi manfaat, dan membawa kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan agama.”

Bagi Muzayyin, tujuan pendidikan pesantren tidak hanya melahirkan lulusan yang sukses secara duniawi, tetapi juga generasi yang memiliki karakter, integritas, dan kedekatan kepada Allah SWT.

> “Kita ingin melahirkan generasi yang kuat imannya, luas ilmunya, dan besar manfaatnya,” kuncinya.

($)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *