Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

PAI Ajak Aktuaris Lampaui Batas Konvensional, Bangun Ekosistem Keuangan yang Tangguh, Kompetitif, dan Visioner

×

PAI Ajak Aktuaris Lampaui Batas Konvensional, Bangun Ekosistem Keuangan yang Tangguh, Kompetitif, dan Visioner

Sebarkan artikel ini

Makassar – Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) menyelenggarakan 9th Indonesian Actuaries Summit 2026 (IAS’26) di Makassar pada tanggal 18 20 Juni 2026 yang melibatkan 1000 peserta di seluruh rangkaian kegiatan yang meliputi Seminar Edukasi Keuangan yang dihadiri 500 oleh mahasiswa, pengurus Lembaga keuangan daerah dan Masyarakat.

Acara puncak IAS’26 berupa seminar Aktuaris diikuti oleh 400 aktuaris secara luring dan 130 peserta daring dari seluruh Indonesia.

Example 500x700

IAS’26 mengangkat tema besar “Breaking Boundaries, Building Futures”, menegaskan ajakan kepada para aktuaris untuk melampaui batas konvensional profesi dan perluasan aktuaris lintas sektor.

Ketua Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), Paul Setio Kartono, mengatakan bahwa melalui IAS’26, PAI ingin mengajak para aktuaris untuk melampaui batas konvensional profesi, perluasan aktuaris lintas sektor dan berkontribusi dalam membangun ekosistem keuangan yang tangguh, kompetitif dan visioner untuk masa depan industri keuangan di Indonesia.

“Selain itu kami mendorong para aktuaris terus meningkatkan perilaku profesional yang bertujuan membangun kepercayaan dan menjaga reputasi aktuaris dan PAI, ” ujar Paul Setio Kartono.

IAS’26 diselenggarakan sebagai forum profesional untuk mempertemukan regulator, praktisi industri, akademisi, serta aktuaris dalam berbagi wawasan dan pengalaman terkait perkembangan industri jasa keuangan dan perluasan peran profesi aktuaria di berbagai bidang.

Topik-topik yang dibawakan antara lain: Professional Conduct for Appointed Actuaries : Ethics, Accountability and Integrity, Adapting to a Changing Environment, PSAK 408, IFRS 17, The Role of Actuaries In Hospital Business, BPJS Kesehatan , AI & data Analytics in the insurance Indusny.

Paul Setio menambahkan, Indonesian Actuaries Summit (konferensi) adalah agenda tahunan, yang menjadi wadah bertemu dan berbagi pengetahuan dan pengalaman (sharing knowledge & experience).

“Antara sesama anggota profesi, praktisi, lembaga, dan civitas akademika demi pengembangan dan pemasyarakatan ilmu aktuaria dan profesi aktuaris. Diselenggarakan di Makassar sebagai simbol pertumbuhan dan konektivitas Indonesia Timur,” ujarnya.

Paul Setio Kartono juga mengatakan bahwa para aktuaris sudah menyelesaikan laporan keuangan perusahaan2 asuransi dan reasuransi berdasarkan PSAK 117.

Akan tetapi masih ada tantangan2 berikutnya yang masih harus dilakukan oleh Aktuaris di tahun? mendatang, diantaranya: Implementasi AI, Penerapan PSAK 408, Penerapan ICS atau RBC 2, Pelaporan Climate Change dan lain-lain.

Sebelumnya, PAI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) berkolaborasi menyelenggarakan seminar edukasi keuangan bertema “Generasi Melek Finansial: Menata Dana Pensiun di Tengah Disrupsi dan Risiko Keuangan” di Auditorium Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar, Rabu (17/6/2026).

Kolaborasi tripartit ini merupakan bentuk pengabdian regulator, asosiasi profesi, dan institusi pendidikan tinggi dalam rangkaian kegiatan Indonesian Actuaries Summit 2026.

Dua materi utama disampaikan narasumber kompeten, “Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal” oleh Rifnal Alfani, dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan “Siapa yang Menjamin Dana Pensiun Tetap Aman di Masa Depan ?” oleh Awal P. Kurnianto, FSAI, dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).

Dengan format seminar interaktif dan sesi tanya jawab, peserta dibekali strategi kelola keuangan sehat, identifikasi risiko, serta mekanisme jaminan dana pensiun yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani nota kesepahaman untuk pertukaran informasi dan juga Kerjasama pengajaran antara PAI dengan Universitas Hassanudin dan Universitas BJ Habibie.

Diketahui Persatuan Aktuaris Indonesia disingkat PAI atau dalam bahasa Inggris disebut The Society of Actuaries of Indonesia adalah organisasi nasional dari profesi aktuaris di Indonesia yang berdedikasi untuk memberikan pelayanan kepada khalayak umum dan anggotanya.

PAI didirikan pada tanggal 19 Oktober 1964 dengan jumlah 25 anggota pada saat itu. Selama bertahun-tahun, peraturan pemerintah mengenai industri asuransi dan dana pensiun yang memerlukan keahlian seorang FSAI telah berkontribusi pada pertumbuhan profesi aktuaris di Indonesia dan menghasilkan pengakuan pemerintah terhadap gelar FSAI (Fellowship of Actuaries of Indonesia)

PAI mengeluarkan petunjuk Standar Praktek Aktuaria and Kode Etik Aktuaris yang berisi panduan praktik yang profesional dan standar kode etik yang harus dijalankan. Petunjuk ini membantu para anggota mengenai standar profesional yang dianggap wajar dilakukan dalam berbagai kesempatan yang mereka hadapi. PAI juga mengeluarkan petunjuk mengenai proses pendisiplinan anggota untuk memastikan kepatuhan pada praktek profesional dan standar kode etik para anggotanya.

PAI telah menjadi anggota International Actuarial Association (IAA) sejak tahun 2007. Sebagai anggota organisasi internasional, PAI mewakili aktuaris-aktuaris Indonesia di kancah internasional dan bekerja sama dengan organisasi aktuaria lainnya atas dasar kepentingan  bersama.

PAI telah menjadi anggota dari Chartered Enterprise Risk Actuary (CERA) Global Association sejak tahun 2025

PAI bekerja sama dengan 8 universitas dan melakukan penyetaraan mata kuliah yang diambil menjadi kelulusan modul pendidikan PAI. 

Di Indonesia, gelar aktuaris diberikan oleh Persatuan Aktuaris Indoensia (PAI). Terdapat dua jenjang gelar profesi aktuaris di Indonesia: Ajun aktuaris dengan gelar ASAI  (Associate of Society of Actuaries of Indonesia) dan aktuaris dengan gelar FSAI (Fellow of Society of Actuaries of Indonesia). Data PAI  per 31 Maret  2026, Penyandang gelar FSAI berjumlah 543 orang sedangkan penyandang gelar ASAI berjumlah 326 orang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *