Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Mahasiswa Fkm Unhas Sukses Gelar Seminar Awal Pbl 1 Di Desa Kulo, Sinergikan Pencegahan Stunting Dengan Sdgs Dan Asta Cita Pemerintah

×

Mahasiswa Fkm Unhas Sukses Gelar Seminar Awal Pbl 1 Di Desa Kulo, Sinergikan Pencegahan Stunting Dengan Sdgs Dan Asta Cita Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Desa kulo, kabupaten sidrap, 6 juli 2026 – Mengawali langkah pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat (fkm) universitas hasanuddin (unhas) yang tergabung dalam posko 21 sukses menggelar kegiatan seminar awal praktik belajar lapangan (pbl) 1. Acara yang berlangsung di kantor desa kulo ini dimulai dengan persiapan sejak pukul 08.00 wita, disusul dengan agenda inti seminar dari pukul 09.00 hingga 10.30 wita.

Kegiatan ini dibuka secara resmi, yang kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci al-qur’an, pembacaan doa, serta penyampaian sejumlah sambutan dari pihak terkait sebagai bentuk silaturahmi awal dengan warga setempat. Memasuki acara inti, mahasiswa memaparkan materi sosialisasi terkait esensi dan tujuan dari pbl 1, yakni sebagai wadah bagi mahasiswa untuk melakukan pengambilan data, analisis situasi, serta menetapkan prioritas masalah kesehatan bersama masyarakat.

Example 500x700

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, muncul pertanyaan dari peserta terkait langkah konkrit pencegahan stunting di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, tim mahasiswa memaparkan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sedini mungkin sejak fase wanita usia subur (wus). Perhatian gizi ini berlanjut pada ibu hamil, bayi yang baru lahir, hingga masa krusial sebelum anak berusia dua tahun yang dikenal dengan fase 1000 hari pertama kehidupan (hpk).

Edukasi kesehatan yang disampaikan oleh mahasiswa fkm unhas ini sangat relevan dengan komitmen global dan nasional. Upaya pencegahan stunting di tingkat desa ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (sdgs), khususnya pada pilar penghapusan kelaparan (tujuan 2) serta penciptaan kehidupan sehat dan sejahtera (tujuan 3). Lebih dari itu, program ini juga selaras dengan visi asta cita pemerintah saat ini, yang diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia (sdm) unggul, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta penuntasan masalah stunting langsung dari akar rumput.

Pelaksanaan program yang menargetkan pengambilan data primer di 130 rumah tangga ini berjalan di bawah arahan supervisor posko, ryryn suryaman prana putra, skm., m.kes. Kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi lintas keilmuan dari ketujuh anggota posko yang berasal dari berbagai departemen di fkm unhas. Tim ini dikomandoi oleh muh. dzaky athamaulana alfian at dari departemen promosi kesehatan dan ilmu perilaku (pkip) selaku koordinator desa. Formasi tim turut diperkuat oleh shira diva putri dari departemen administrasi dan kebijakan kesehatan (akk), qistifani nurfatia dan margared bine’ lolok dari departemen keselamatan dan kesehatan kerja (k3), reygina aulia dari departemen epidemiologi (epid), serta annisa fajriah artanevia . r dari departemen manajemen rumah sakit (mrs).

Rangkaian kegiatan seminar awal pbl 1 yang penuh antusiasme ini ditutup secara resmi dan diakhiri dengan agenda foto bersama antara mahasiswa, perangkat desa, serta masyarakat yang hadir. Melalui langkah awal ini, posko 21 berharap dapat terus menjalin kolaborasi yang erat dengan warga desa kulo dalam mengidentifikasi masalah kesehatan secara komprehensif, sekaligus memberikan sumbangsih nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *