MAKASSAR – Program Forum Pemuda Perubahan (FPP) kini telah menjangkau dari mulai provinsi Aceh hingga Papua. Program unggulan Yayasan Formasita ini terus menunjukkan penguatan ekspansi dan kapasitas di tingkat nasional.
Perkembangan tersebut diungkapkan dalam rapat koordinasi Yayasan Formasita bersama dewan pembina yang berlangsung di Kantor DPD Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (26/4/2026). Rapat dihadiri oleh seluruh pengurus yayasan dan Ketua Dewan Pembina Formasita, Tamsil Linrung, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI.
Ketua Yayasan Formasita, Jayadi, melaporkan bahwa FPP berfokus pada penguatan kepemimpinan pemuda melalui studi banding (study visit) ke lembaga-lembaga tinggi negara. “Targetnya mencetak pemuda berwawasan global sekaligus berjiwa nasionalisme,” ujarnya
Selain Forum Pemuda Perubahan, Jayadi memaparkan tiga program unggulan lain yang terus bergerak:
- Akademi Pemuda Perubahan – Program ini saat ini telah berjalan dengan focus pendampingan belajar bahasa Inggris bagi pemuda untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, dan daya saing generasi muda.
- Beasiswa Pemuda Perubahan (BPP) – Saat ini memasuki tahap akhir persiapan dan direncanakan segera diluncurkan untuk meningkatkan akses pendidikan layak bagi penerus bangsa.
- Gerakan Pemuda Perubahan (GPP) – Program prioritasnya adalah pembangunan Rumah Tahfidz di Kabupaten Gowa sebagai langkah nyata menjawab persoalan sosial keagamaan sekaligus memperkuat aksi lapangan.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua Dewan Pembina Formasita, Tamsil Linrung, memberikan apresiasi tinggi atas progres yang telah dicapai.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberi arahan tentang arah gerak Formasita ke depan. Ia menekankan pentingnya konsistensi gerakan melalui kolaborasi.
“Gerakan ini harus diperkuat melalui kolaborasi. Pemuda perlu membangun jaringan agar dampaknya bisa lebih luas dan berkelanjutan,
Melalui rapat koordinasi ini, Yayasan Formasita diharapkan semakin solid dan terarah dalam melahirkan generasi muda unggul serta memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat luas.
















