Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Musda HKTI Sulsel dan Pelantikan Pengurus Kabupaten Menyesuaikan  Agenda Pusat , Ini Jadwalnya !

×

Musda HKTI Sulsel dan Pelantikan Pengurus Kabupaten Menyesuaikan  Agenda Pusat , Ini Jadwalnya !

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Pelaksanaan Musyawarah Daerah sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Sulawesi Selatan mengalami penyesuaian jadwal. Semula direncanakan berlangsung pada Sabtu awal bulan depan, acara tersebut kini dipastikan digelar pada hari Ahad, 4 Oktober 2026, karna mengikuti agenda pusat dan lokasi tetap di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Kepastian jadwal ini disampaikan bersamaan dengan laporan semakin mantapnya kesiapan dan Kehadiran langsung jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Nasional HKTI turut menguatkan momentum tersebut.

Example 500x700

Menurut panitia pelaksana kegiatan dijadwalkan hadir Sekretaris Jenderal DPN HKTI Abdul Kadir Kardin, bersama dua Wakil Ketua Umum, yakni Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo dan Prof. Andi Syakir. Kehadiran ketiga tokoh ini dinilai memberi makna istimewa bagi proses konsolidasi organisasi, terlebih karena Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo dan Prof. Andi Syakir masing-masing menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris Tim Karateker yang selama ini mengawal proses pemulihan dan penguatan organisasi di Sulawesi Selatan.

“Dengan adanya informasi dari DPN bahwa Sekjen dan dua Wakil Ketua Umum akan hadir, kami semakin yakin bahwa persiapan pelantikan DPC dan Musda DPD HKTI Sulsel semakin mantap,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Rachmat Sasmito.

Pelantikan pengurus di tingkat kabupaten diharapkan memperkokoh struktur organisasi hingga ke wilayah paling bawah, sementara Musda menjadi wadah penyatuan visi guna merumuskan arah langkah HKTI Sulsel ke depan. 

Kesiapan ini semakin strategis mengingat hampir seluruh Bupati di Sulawesi Selatan telah mengukuhkan diri sebagai Ketua DPC di wilayah masing-masing, menciptakan landasan sinergi yang kuat antara organisasi, pemerintah daerah, petani, perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Rachmat Sasmito menegaskan bahwa Musda tidak boleh dipandang semata-mata sebagai pergantian kepengurusan, melainkan ruang bersama untuk membahas masa depan pertanian Sulawesi Selatan secara menyeluruh. Berbagai tantangan mulai dari peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, regenerasi, akses permodalan, penguatan kelembagaan, hilirisasi produk, penyesuaian terhadap perubahan iklim, hingga pemanfaatan teknologi digital perlu dijadikan fokus bersama.

“Yang kita harapkan adalah Musda menghasilkan konsolidasi yang kuat dan agenda kerja yang benar-benar menyentuh kepentingan petani. Organisasi jangan hanya kuat secara struktur, tetapi juga harus hadir memberikan solusi terhadap persoalan pertanian,” kata Alim Amry Nusantara, anggota Tim Karateker DPD HKTI Sulsel.

Sudirman Numba, sesama anggota Tim Karateker, menambahkan bahwa kehadiran pimpinan pusat menjadi penegas proses transisi yang berjalan sehat dan berkelanjutan. Fase berikutnya adalah menerjemahkan kekuatan organisasi menjadi program nyata yang menghubungkan kepentingan petani dengan kebijakan, pasar, pengetahuan, dan sumber daya yang tersedia.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan pada Ahad, 4 Oktober 2026 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, seluruh rangkaian kegiatan kini menapaki tahap akhir persiapan, siap menjadi titik tolak baru: dari penguatan struktur organisasi menuju gerakan nyata demi kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *