MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Patarai Amir, menerima penghargaan sebagai Legislator Paling Aktif dan Kritis yang diserahkan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel dalam agenda resmi lembaga, Jumat (11/9/2026). Penghargaan ini bentuk apresiasi atas kinerjanya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Menyambut apresiasi tersebut, Patarai Amir mengaku bersyukur dan memandangnya bukan semata penghargaan, melainkan amanah serta pengingat untuk tetap konsisten.
“Alhamdulillah, sebuah kehormatan yang sangat saya syukuri. Bagi saya, ini pengingat agar amanah dijalankan sungguh-sungguh: berani menyampaikan suara rakyat, kritis mengawal kebijakan, dan berpijak pada kepentingan masyarakat,” ujar politikus Partai Golkar itu.
Ia menegaskan bahwa sikap kritis legislator bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan kebijakan tepat sasaran dan berpihak pada rakyat. Hal ini sejalan dengan fungsi pengawasan agar pemerintah daerah bekerja efektif dan bermanfaat luas.
Kinerja Nyata: Pimpin Pansus RPJMD, Kawal Infrastruktur & Anggaran
Patarai Amir dikenal aktif di berbagai isu strategis: Dipercaya memimpin Pansus Rancangan RPJMD Sulsel 2025–2029, Mengawal masalah tata air, banjir, dan infrastruktur di Dapil VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare), hingga mendorong Rapat Dengar Pendapat bersama BBWS Pompengan-Jeneberang, Kritis menyoroti kualitas dokumen pertanggungjawaban Pemprov yang dinilai kurang mendalam dan berpotensi hanya menyalin periode sebelumnya Terlibat dalam pembahasan LKPj Gubernur serta pengawasan efisiensi anggaran daerah
Pengalaman panjangnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maros (2019–2024) menjadi modal kuat menjalankan peran di tingkat provinsi periode 2024–2029.
Patarai menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat:
“Semoga makin memotivasi untuk bekerja, mengawal aspirasi, dan berkontribusi terbaik bagi Sulawesi Selatan. Mari bersama tetap mengawal.”
















