MAKASSAR, 12 Agustus 2026 — Seorang wisatawan asal Rusia, yang diidentifikasi sebagai Tuan Alek, menyampaikan kekecewaannya yang mendalam selama menginap di Apartemen Vida View Makassar. Keluhan ini terungkap pada Sabtu, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WITA, terkait masalah pemadaman listrik yang terjadi secara berulang di kamar nomor 6C, lantai 6 (Tower Aston).
Tim media langsung turun ke lokasi untuk menelusuri dan mengonfirmasi keluhan tersebut. Keterangan langsung dari Tuan Alek disampaikan melalui penerjemah, Pak Alex, yang juga merupakan salah satu pengelola di lingkungan Apartemen Vida View.
“Kami sangat kecewa. Selama menginap di sini, listrik padam terus-menerus, berulang kali. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan kami, apalagi kami datang jauh-jauh dari Rusia untuk berlibur ke Makassar,” ungkap Tuan Alek melalui Pak Alex.
Wisatawan asal Rusia ini menegaskan, pengalaman buruk seperti ini dapat merusak citra Kota Makassar, bahkan Indonesia secara keseluruhan, di mata dunia internasional. “Jika pelayanan dan fasilitas tidak terjaga dengan baik, bagaimana wisatawan asing mau kembali lagi ke sini? Hal ini tentu sangat disayangkan dan bisa membuat nama kita malu di mata dunia,” tambahnya.
Keluhan ini juga memicu keprihatinan dari pelaku usaha di dalam kompleks Apartemen Vida View. Salah satu pemilik unit yang menjalankan usaha di sana menyatakan merasa sangat dirugikan oleh kinerja manajemen apartemen, karena keluhan tamu dapat langsung berdampak pada kepercayaan dan reputasi usaha mereka.
Merespons persoalan ini, tim media menyatakan akan segera mendatangi Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan Kota Makassar untuk menindaklanjuti keluhan resmi dari wisatawan asing tersebut serta meminta penjelasan terkait standar pelayanan akomodasi di Kota Makassar.
Kami juga meminta Direktur Utama Vida View Makassar untuk segera mengambil langkah tegas dan menyeluruh terhadap permasalahan ini, serta memastikan seluruh staf dan manajemen bekerja secara profesional. Hal ini penting agar tidak lagi terjadi hal-hal yang dapat mencoreng nama baik Kota Makassar maupun Indonesia di mata para tamu dari mancanegara.
















