MAKASSAR – Warga sekitar kawasan Perkuburan Tanjung Bunga, Kota Makassar, berkumpul dalam musyawarah warga yang berlangsung Minggu (23/8/2026) pukul 15.00 Wita, dan secara resmi membentuk struktur kepengurusan Lembaga Kamasena Perkuburan Tanjung Bunga (KPTB). Musyawarah ini menjadi titik awal pengelolaan kawasan pemakaman yang lebih terstruktur, legal, dan berorientasi pada pelayanan warga.
Melalui hasil musyawarah yang disepakati bersama, terpilih lima pengurus inti yang meliputi jabatan Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Hubungan Masyarakat. Secara aklamasi, warga menetapkan Tajuddin Dg Timun sebagai Ketua Lembaga KPTB untuk memimpin organisasi baru ini.
Setelah dikukuhkan, Tajuddin Dg Timun menyampaikan rasa syukur dan siap memegang amanah yang diberikan warga. Ia merencanakan perbaikan nyata demi kenyamanan dan ketertiban kawasan.
“Saya akan memegang amanah yang diberikan warga Perkuburan Tanjung Bunga dengan sebaik-baiknya. Prioritas utama kami adalah membenahi jalan masuk menuju kawasan pemakaman, menjaga keamanan di dalam area, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga yang memiliki kerabat di Perkuburan Tanjung Bunga,” ujar Tajuddin.
Sementara itu, Ketua Umum PKPM Sulawesi Selatan, Eka Darmawansyah, turut hadir dan dipercaya sebagai Dewan Penasehat Lembaga KPTB. Ia menyambut gembira terbentuknya lembaga ini dan menyatakan komitmen bersinergi demi kepentingan bersama.
“Saya merasa bangga dipercaya memegang amanah sebagai Dewan Penasehat KPTB. Saya berjanji menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta akan membangun kerja sama erat antara PKPM Sulsel dan KPTB dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial di lingkungan masyarakat,” tegas Eka Darmawansyah.
Terbentuknya Lembaga KPTB diharapkan dapat mengelola Perkuburan Tanjung Bunga secara teratur, tercatat secara hukum, dan menjadi wadah aspirasi warga untuk menjaga kelestarian serta ketertiban kawasan pemakaman secara berkelanjutan.
















