Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Pimpin Pelepasan Jenazah Ahmad Eddy Baramuli, Rahman Pina : Sulsel Kehilangan Tokoh Besar 

×

Pimpin Pelepasan Jenazah Ahmad Eddy Baramuli, Rahman Pina : Sulsel Kehilangan Tokoh Besar 

Sebarkan artikel ini
Screenshot

MAKASSAR – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Partai Golkar Sulawesi Selatan dan jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel atas berpulangnya tokoh senior dan politisi kawakan, H. Ahmad Eddy Baramuli, Kamis (11/6/2026). Prosesi pelepasan jenazah secara resmi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Rahman Pina, di kediaman almarhum di Makassar, sebelum jenazah dibawa ke Pinrang untuk dimakamkan.

Dalam perannya mewakili seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, Rahman Pina tampak memimpin rangkaian prosesi dengan penuh penghormatan dan ketulusan. Ia datang bersama sejumlah tokoh penting Golkar Sulsel, antara lain Agus Arifin Nu’mang, Marzuki Wadeng, Chaerul Tallu Rahim, serta Zulkarnain Latif, yang turut memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran Rahman menjadi pusat perhatian saat menyampaikan sambutan dan pesan duka yang menyentuh hati para hadirin.

Example 500x700

“Almarhum H. Ahmad Eddy Baramuli adalah sosok panutan sejati bagi kami semua, baik sebagai kader partai maupun penyelenggara negara. Dedikasi dan pengabdiannya yang panjang untuk Partai Golkar dan kemajuan masyarakat Sulawesi Selatan tak perlu diragukan lagi. Hari ini kami benar-benar kehilangan seorang tokoh besar, guru, dan teladan yang jejak perjuangannya tak akan kami lupakan,” ujar Rahman Pina dengan nada haru di sela-sela prosesi pelepasan.

Bagi Rahman Pina sendiri, kepergian Eddy Baramuli bukan sekadar kehilangan sesama politisi, melainkan kehilangan sosok pembimbing yang telah banyak memberikan ilmu dan arahan, khususnya dalam menjaga stabilitas politik dan pembangunan di Sulsel. Ia menekankan bahwa warisan pemikiran dan kinerja almarhum, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel periode 1999–2004 dan anggota MPR RI, harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus, termasuk dirinya sendiri dan seluruh kader Golkar.

“Beliau mengajarkan kami untuk selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya dan menjaga persatuan. Sebagai pimpinan DPRD, saya berjanji akan melanjutkan semangat pengabdian yang telah ditanamkan almarhum. Namanya akan selalu tercatat emas dalam sejarah perjuangan Sulawesi Selatan,” tegas Rahman.

Setelah prosesi doa dan pelepasan selesai, Rahman Pina secara langsung menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk diberangkatkan menuju Pinrang, kampung halaman almarhum, guna dimakamkan. Sebelum jenazah meninggalkan kediaman, Rahman kembali berpesan kepada seluruh kader, anggota dewan, dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan kebaikan bagi almarhum.

“Kami keluarga besar DPRD Sulsel dan Partai Golkar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mendoakan. Semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah, diampuni segala khilaf dan kesalahan, serta mendapat tempat terbaik dan paling mulia di sisi Allah SWT,” pungkas Rahman Pina, yang tampak berdiri tegak mengiringi keberangkatan jenazah hingga melintas di depan halaman rumah duka.

Kepergian Eddy Baramuli menjadi momen refleksi bagi Rahman Pina dan seluruh kader Golkar untuk semakin mengokohkan komitmen mengabdi bagi Sulawesi Selatan, mengikuti jejak langkah tokoh yang telah mendahului.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *