Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Prof. Sukri Palutturi Dorong Generasi Prima Bangun Digital Mindset untuk Masa Depan Pelayanan Kesehatan

×

Prof. Sukri Palutturi Dorong Generasi Prima Bangun Digital Mindset untuk Masa Depan Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR,-Transformasi digital yang semakin pesat mendorong para pemimpin kesehatan untuk tidak hanya menggunakan teknologi tetapi juga memiliki perspektif yang fleksibel, inovatif, dan fokus untuk meningkatkan mutu pelayanan. Pesan ini disampaikan oleh Prof. Sukri Palutturi, S.K.M., M.Kes., MSc.PH., Ph.D. pada Seminar Administrasi Kesehatan yang diselenggarakan pada tanggal 14 Juli 2026 oleh Program Studi Administrasi Kesehatan STIK Stella Maris Makassar.

Dengan mengusung tema “Digital Mindset for Future Health Leaders: Generasi Prima untuk Pelayanan Bermutu dan Unggul”, kegiatan ini ruang pembelajaran dan diskusi bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana sektor kesehatan berubah dalam merespon kemajuan teknologi dan informasi. Seminar ini dihadiri oleh pengurus kesehatan serta individu yang tertarik dengan transformasi digital dan pengembangan layanan kesehatan.

Example 500x700

Dalam pemaparannya, Prof. Sukri menegaskan digitalisasi layanan kesehatan tidak terbatas pada penggunaan aplikasi, sistem informasi, atau kemajuan teknologi baru. Menurutnya, perubahan yang berdampak lebih besar pada kemampuan masyarakat dalam mengembangkan pola pikir digital antara lain belajar, beradaptasi dengan perubahan, bekerja secara kolaboratif, dan menggunakan data dan teknologi untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif.

” Teknologi akan terus berkembang, tetapi kualitas pelayanan kesehatan tetap sangat ditentukan oleh manusia yang mengelolanya. Karena itu, generasi muda kesehatan harus memiliki pola pikir digital, tanpa kehilangan integritas, empati, dan orientasi pada kebutuhan masyarakat” ungkap Prof. Sukri.

Selain itu, Prof. Sukri Palutturi juga mendorong mahasiswa untuk mulai berkembang menjadi pemimpin kesehatan masa depan yang tidak takut akan perubahan. Keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja tim profesional, pemanfaatan data, dan kemampuan untuk menciptakan ide-ide inovatif adalah keterampilan penting bagi para pemimpin kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, transformasi digital harus mampu meningkatkan sistem penyampaian dan memberikan layanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat umum.

Prof. Sukri Palutturi turut menekankan bahwa menjadi anggota Generasi Prima berarti memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan melakukan perubahan pada pelayanan kesehatan. Mahasiswa tidak hanya harus belajar secara akademis tetapi juga mengembangkan kualitas kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan kesadaran akan berbagai tantangan yang dihadapi oleh sistem kesehatan.

Menutup pemaparannya, Prof. Sukri mendorong mahasiswa untuk menjadi lebih dari sekadar peserta dalam transformasi kesehatan. Pernyataan itu berbunyi, “Jadilah Generasi Prima yang membawa perubahan bagi pelayanan kesehatan.” Melalui penguatan digital mindset sejak di bangku pendidikan, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak lahirnya pelayanan kesehatan Indonesia yang semakin bermutu, responsif, dan berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *