Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
PendidikanPolitik

Pererat Persatuan di Bulan Ramadan, Tamsil Linrung Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Unhas

×

Pererat Persatuan di Bulan Ramadan, Tamsil Linrung Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Unhas

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Anggota MPR RI, Tamsil Linrung, menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan dalam menjaga persatuan umat, khususnya di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung di Hotel Unhas, Tamalanrea, Makassar, Minggu (15/3/2026).

Dalam pemaparannya di hadapan tokoh masyarakat, akademisi, dan mahasiswa, Tamsil menjelaskan bahwa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi kokoh yang memungkinkan keberagaman di Indonesia tetap terjaga dalam bingkai persaudaraan.

Example 500x700

“Ramadan adalah momentum untuk melakukan refleksi diri dan sosial. Nilai-nilai Empat Pilar sejalan dengan semangat Ramadan, yaitu memperkuat ukhuwah atau persaudaraan. Persatuan umat adalah kunci utama bagi stabilitas nasional,” ujar Tamsil.

Senator asal Sulawesi Selatan ini juga menggarisbawahi bahwa pemahaman mendalam terhadap Empat Pilar dapat mencegah potensi perpecahan yang sering kali muncul akibat perbedaan pandangan. Menurutnya, bulan puasa seharusnya menjadi ajang penyatuan hati dan langkah untuk membangun bangsa yang lebih bermartabat.

“Kita ingin umat Islam di Indonesia tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga saleh secara sosial dan bernegara. Dengan memahami konstitusi dan nilai luhur bangsa, kita bisa memastikan persatuan tetap tegak meski di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi mengenai tantangan menjaga toleransi di era digital. Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman baru bagi peserta agar dapat mengimplementasikan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi katalisator terciptanya harmoni di tengah masyarakat selama bulan suci.

Acara ditutup dengan komitmen bersama para peserta untuk terus mengawal nilai-nilai kebangsaan sebagai panduan dalam berinteraksi di lingkungan sosial masing-masing.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *