Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaPendidikan

SPIDI Female Boarding School Wisudakan 72 Siswi: Cetak Generasi Smart & Shalihah

×

SPIDI Female Boarding School Wisudakan 72 Siswi: Cetak Generasi Smart & Shalihah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, 6 Juni 2026 – Suasana haru dan kebanggaan mendalam menyelimuti Gedung Phinisi Lantai 4, Universitas Negeri Makassar (UNM). SPIDI Female Boarding School resmi melepas 72 wisudawati jenjang SMP dan SMA dalam acara wisuda yang penuh makna emosional. Momen ini menandai berakhirnya perjalanan panjang pendidikan, dedikasi, serta perjuangan para siswi menempuh pendidikan di lingkungan asrama.

Isak tangis bahagia tak terbendung saat prosesi persembahan mahkota dan ungkapan terima kasih dilantunkan. Air mata haru yang mengalir dari para wisudawati, orang tua, hingga para guru menjadi saksi ketulusan perjuangan, pengorbanan, serta ikatan kekeluargaan yang begitu erat terjalin selama masa pendidikan.

Example 500x700

Komitmen Melahirkan Generasi Smart & Shalihah

Dalam sambutannya, Direktur Pendidikan SPIDI Female Boarding School, Dr. Riza Sativani Hayati, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga melatih kemandirian, kedisiplinan, dan ketangguhan mental para siswi yang belajar jauh dari orang tua.

“Selama 3 tahun di jenjang SMP dan 6 tahun di jenjang SMA, SPIDI konsisten mencetak generasi unggul yang Smart & Shalihah, sesuai visi utama kami. Kami membekali mereka tidak hanya dengan kecerdasan intelektual dan keterampilan abad ke-21, tetapi juga fondasi spiritual yang kokoh berbasis Al-Qur’an,” tegas Dr. Riza.

Ia menambahkan, banyak di antara wisudawati yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz melalui uji kelulusan (Tasmi’), di samping mengukir beragam prestasi akademik dan non-akademik yang mengharumkan nama sekolah mulai tingkat kabupaten hingga nasional.

Jejak Keberhasilan: Tembus Kampus Terbaik Dalam dan Luar Negeri

Keunggulan lulusan SPIDI terlihat nyata dalam penempatan akademik selanjutnya. Sebagian besar wisudawati berhasil lolos ke perguruan tinggi bergengsi, antara lain Universitas Hasanuddin (UNHAS), Telkom University, Universitas Ahmad Dahlan, hingga Binus University, dengan mengambil jurusan impian seperti Kedokteran, Perikanan, Manajemen Bisnis, Akuntansi, dan Desain Komunikasi Visual.

Tidak berhenti di dalam negeri, cakrawala mereka kini meluas ke kancah internasional. Melalui jejaring kerjasama strategis yang dibangun SPIDI, beberapa wisudawati kini bersiap melanjutkan studi ke luar negeri.

“Hari ini kami mengembalikan putri-putri terbaik ini kepada orang tua, bukan lagi sebagai anak-anak, melainkan pribadi yang mandiri, berwawasan luas, dan siap berhikmat di masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai Qur’ani,” ujar Dr. Riza penuh harap.

Acara wisuda ini semakin meriah dengan penampilan kreatif siswi kelas bawah, sesi kesan dan pesan perwakilan wisudawati, serta penganugerahan penghargaan bagi para siswi berprestasi.

Empat Orientasi dan Tiga Pondasi Dasar Pendidikan SPIDI

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina SPIDI, Muzayyin Arief, memaparkan empat orientasi utama pendidikan: beriman, berilmu, mengamalkan ilmu, serta bersemangat tinggi menjadi ibu yang bertakwa sekaligus profesional. Intinya adalah membentuk pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ditanamkan tiga pondasi kokoh:

  1. Identitas Diri: Memperkuat iman, ibadah seperti tahajud dan zikir, serta memperkokoh rasa cinta tanah air dan budaya bangsa.
  2. Kompetensi Unggul: Melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, kreativitas, dan kolaborasi untuk menyelesaikan tantangan nyata.
  3. Wawasan Global: Membuka perspektif dunia dan kemampuan lintas budaya.

Menariknya, Muzayyin mengungkapkan rencana strategis terbaru SPIDI:
“Alhamdulillah, kami menjajaki kerja sama dengan praktisi pendidikan di Timur Tengah. Tahun depan, insya Allah santri SPIDI akan belajar sekaligus berumroh di Mekkah. Akomodasi dan pendidikannya sudah disiapkan, sebab di sanalah lentera peradaban itu bermula.”

Sebagai penutup, Muzayyin berpesan kepada seluruh wisudawati agar ilmu yang telah didapat senantiasa dijadikan lentera kehidupan yang tak pernah redup, demi memberikan kebermanfaatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat dan dunia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *