MAKASSAR – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Kota Makassar, Selasa 14 April 2026 bertempat di Warkop 12 A.M Makassar.Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan penanda bahwa olahraga domino tengah naik kelas, bertransformasi dari permainan rakyat menjadi cabang olahraga yang menjanjikan prestasi sekaligus peluang ekonomi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua ORADO Sulsel, Firman Zulkadri SH, Ketua Pengcab Makassar, Andi Syahrum AZ, serta Sekretaris Pengcab Makassar, Erwin Saputra. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga domino yang dinilai memiliki potensi besar dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Sejak dideklarasikan pada 7 Januari 2026, olahraga ini berkembang sangat pesat hingga terbentuk organisasinya di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“Ini olahraga yang melatih strategi, membaca situasi, dan konsentrasi tinggi. Tidak bisa dimainkan asal-asalan,” ujar Firman Zulkadri.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa domino memiliki daya tarik luas dan mudah diterima oleh semua kalangan usia.
Hal yang menarik, domino tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Mulai dari penyediaan meja permainan, merchandise, hingga berbagai produk kreatif, semuanya dinilai berpotensi besar untuk menggerakkan sektor UMKM.
“Target kami bukan hanya prestasi, tapi juga bagaimana olahraga ini bisa menjadi sport industry yang membahagiakan banyak orang,” ungkap Firman Zulkadri.
Senada dengan Ketua Pengrov ORADO Sulsel, Ketua Pengcab ORADO Makassar, Andi Syahrum AZ menilai, olahraga domino kini naik kelas dan menjadi tempat tersendiri di hati masyarakat, terutama animo masyarakat Makassar yang terus mendukung dan menilai positif, terutama dukungan Walikota Makassar yang akan menggelar turnamen domino dalam peserta besar di Lapangan Karebosi.
Ia juga menyoroti bahwa di era digital saat ini, domino mampu mengembalikan budaya berkumpul dan bersosialisasi secara langsung, terutama bagi generasi muda.
















