Makassar,-Pemerintah Kelurahan Paccerakkang menerima bantuan kemanusiaan dari MBG (Makassar Bhayangkara Group) Polda Sulawesi Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Lurah Paccerakkang, Henni A. Nandang, S.Sos., MM, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa paket logistik dan kebutuhan dasar bagi warga yang saat ini masih mengungsi akibat luapan air yang merendam sejumlah kawasan permukiman.
Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama bagi keluarga yang kehilangan akses terhadap kebutuhan sehari-hari akibat bencana banjir.
Dalam keterangannya, Lurah Paccerakkang Henni A. Nandang menjelaskan bahwa dampak banjir juga berpengaruh terhadap aktivitas pendidikan. Sejumlah sekolah yang berada di wilayah terdampak tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Oleh karena itu, pihak sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran daring bagi para siswa.
“Karena sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak banjir belum bisa digunakan, maka proses belajar mengajar dilakukan secara daring.
Selain itu, aktivitas pendidikan juga kami alihkan ke empat titik pengungsian yang berada di wilayah Kelurahan Paccerakkang, agar anak-anak tetap mendapatkan pendampingan belajar,” ungkap Henni.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 53 kepala keluarga atau 207 jiwa yang terdampak langsung oleh bencana banjir.
Warga tersebut tersebar di beberapa titik pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah kelurahan bersama unsur terkait.
“Atas nama Pemerintah Kelurahan Paccerakkang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada MBG Polda Sulsel atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga kami.
Bantuan ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Henni juga mengimbau kepada seluruh warga Paccerakkang agar tetap waspada menghadapi musim hujan yang masih berlangsung.
Ia mengajak masyarakat untuk terus memantau kondisi lingkungan, terutama daerah rawan genangan dan aliran air, serta segera melapor jika terjadi situasi darurat.
“Kami berharap warga tetap berhati-hati, menjaga keselamatan keluarga, dan mengikuti arahan dari petugas. Semoga dengan kerja sama semua pihak, kondisi ini dapat segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” tutup
Lurah Paccerakkang.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk MBG Polda Sulsel, penanganan dampak banjir di Kelurahan Paccerakkang diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
















