MAKASSAR — Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Prof. Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., MSc.PH., Ph.D., menyampaikan pesan yang menginspirasi bagi para peserta yudisium dengan mengambil filosofi perjalanan air sungai yang senantiasa menemukan jalan menuju muaranya, sekalipun menghadapi berbagai rintangan.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan wisudawan, beliau mengajak para lulusan untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, menyesuaikan langkah tanpa kehilangan prinsip, dan menjaga arah tujuan hidup yang bermakna.
“Perjalanan air sungai mengajarkan kita: kita boleh menyesuaikan cara dan mengubah jalan yang ditempuh, tetapi hendaknya tidak kehilangan arah dan tujuan,” ujarnya.
Prof. Sukri menegaskan bahwa keberhasilan meraih gelar bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya. Masyarakat saat ini membutuhkan insan terdidik yang tidak hanya mampu menjelaskan persoalan, tetapi juga bersedia menghadirkan solusi nyata bagi berbagai permasalahan bangsa.
Beliau menitipkan tiga pesan utama bagi para lulusan: pertama, peliharalah arah dan tujuan hidup yang bermakna; kedua, tumbuhkan kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan prinsip; dan ketiga, jagalah semangat untuk terus belajar dan berkarya.
“Teruslah mengalir seperti air sungai: tenang dalam menghadapi kesulitan, lentur dalam menemukan jalan, teguh menjaga arah, dan senantiasa membawa manfaat di setiap tempat yang dilalui,” pesannya menutup sambutan.
















