MAKASSAR — Sebanyak 36 pengurus panti asuhan se-Sulawesi Selatan akan mengikuti Pelantikan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Panti Asuhan Anak Indonesia (DPN ASPANNI) yang digelar di Hotel Rivoli, Jakarta, pada 2 Oktober 2026.
Rombongan dari Sulsel dijadwalkan berangkat pada 28 September 2026 menggunakan KM Labobar dari Makassar menuju Jakarta.
Menariknya, seluruh peserta asal Sulsel tersebut berangkat secara sukarela. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motivasi bagi pengurus ASPANNI dari berbagai daerah lain di Indonesia untuk turut hadir dalam agenda nasional tersebut.
Wakil Ketua Umum DPN ASPANNI sekaligus Koordinator ASPANNI Sulsel, Dr. H. Husen Sarujin, SH, M.Si, MH, mengatakan keberangkatan 36 pengurus tersebut menunjukkan besarnya semangat Sulsel untuk berkontribusi dalam organisasi ASPANNI.
“Keberangkatan 36 orang ini menunjukkan bahwa Sulsel sangat bersemangat untuk ikut berkontribusi dalam ASPANNI,” kata Husen.
Ia berharap kehadiran rombongan Sulsel dapat memberikan motivasi kepada pengurus ASPANNI di daerah lain agar turut menghadirkan peserta dalam kegiatan pelantikan tersebut.
Menurut Husen, pelantikan dan pertemuan nasional itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kepengurusan baru, menyampaikan garis besar program kerja, serta membuka peluang kolaborasi dalam mengangkat berbagai isu kesejahteraan sosial.
Husen menegaskan, persoalan anak asuh tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar. Pendidikan, pembinaan, keterampilan, hingga masa depan anak setelah tidak lagi berada di panti juga perlu mendapat perhatian.
“Kita ingin anak-anak di panti tidak hanya mendapatkan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari. Mereka juga harus mendapatkan pendidikan, pembinaan, keterampilan, dan kesempatan untuk memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya di Makassar, Minggu (27/9/2026).
ASPANNI, lanjut Husen, akan mendorong komunikasi dan koordinasi antara pengelola panti asuhan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah bersama untuk memperkuat peran panti asuhan dalam memberikan pengasuhan, pembinaan, dan perlindungan kepada anak.
Dengan kehadiran 36 pengurus panti asuhan dari Sulsel, Husen berharap semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan panti asuhan di tingkat nasional.
(Irfan)
















