Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Politik

Tamsil Linrung Ajak Mahasiswa dan Aktivis Formasita Bangun Indonesia dari Daerah Lewat 4 Pilar MPR RI

×

Tamsil Linrung Ajak Mahasiswa dan Aktivis Formasita Bangun Indonesia dari Daerah Lewat 4 Pilar MPR RI

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, SULSEL — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Tamsil Linrung, kembali menggelar agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihannya.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Indonesia dari Daerah dengan Semangat 4 Pilar MPR RI” ini berlangsung khidmat di Makassar, Senin (14/9/2026).Kegiatan ini dihadiri sebanyak 150 peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa serta aktivis yang tergabung dalam Formasita.

Example 500x700

Dalam pemaparannya, Tamsil Linrung menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak boleh berpusat hanya di ibu kota atau kota-kota besar saja, melainkan harus dimulai dari kemajuan di daerah-daerah.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan ideologis utama bagi generasi muda dalam mengawal pembangunan kawasan regional.
“Pembangunan nasional yang berkeadilan harus ditopang oleh penguatan daerah.

Mahasiswa dan aktivis pemuda memegang peran sentral sebagai motor penggerak perubahan (agent of change) yang mengamalkan semangat Empat Pilar dalam setiap aksi nyata di masyarakat,” tegas Tamsil.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif pemuda dan intelektual muda sangat dibutuhkan untuk memastikan pemerataan ekonomi, keadilan sosial, serta menjaga persatuan bangsa di tingkat lokal.

Apresiasi terhadap agenda ini disampaikan langsung oleh salah satu peserta dari pemuda/aktivis Formasita, Ahmad Awwam. Ia menuturkan bahwa dialog dan pemaparan materi yang diberikan memberikan cakrawala baru bagi generasi muda dalam memandang pembangunan daerah.
“Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini sangat mencerahkan. Pak Tamsil memberikan pemahaman konkrit bagaimana kita sebagai mahasiswa tidak hanya memahami Empat Pilar secara teoritis, tetapi menjadikannya panduan dalam memperjuangkan aspirasi dan pembangunan di daerah asal kita,” ujar Ahmad Awwam di sela-sela kegiatan.

Melalui sosialisasi berkesinambungan ini, Tamsil Linrung berharap para mahasiswa dan aktivis Formasita mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Sulawesi Selatan dan Indonesia secara luas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *