KEDIRI, LOMBOK BARAT — Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menegaskan pentingnya peran pesantren dalam membentuk generasi pemimpin masa depan sekaligus menjaga kualitas umat Islam di Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri silaturahmi di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah NW Kediri, Lombok Barat, Selasa (18/8/2026). Kedatangan Tamsil didampingi Anggota DPD RI Evi Apita Maya dan disambut antusias oleh puluhan santri dan santriwati.
Dalam sambutannya, Tamsil menyampaikan optimismenya terhadap masa depan pendidikan pesantren di Indonesia. Ia menilai perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan Islam menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Tamsil juga mengingatkan kembali komitmen Presiden Prabowo Subianto yang, menurutnya, ingin membawa Indonesia menjadi negeri yang memiliki peran besar dalam peradaban Islam dan dunia.
“Beliau punya komitmen untuk mengantarkan Indonesia menjadi negeri Baitullahil Maqdis. Itu disampaikan ketika pidato pelantikan dan terus-menerus beliau ingatkan kepada kita,” kata Tamsil.
Pesan untuk Santri: Jangan Berkecil Hati, Masa Depan Pesantren Terjaga
Karena itu, Tamsil meminta para santri tidak berkecil hati dengan kondisi pendidikan pesantren saat ini. Menurutnya, masa depan pesantren harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya memiliki pemahaman agama, tetapi juga kapasitas kepemimpinan.
“Berbahagialah anak-anakku semuanya. Insyaallah masa depan pendidikan, khususnya pesantren di Indonesia ini, akan terjaga di bawah kepemimpinan beliau,” ujarnya.
Kebijakan Perhatian pada Umat Islam, Termasuk Kawasan Khusus di Arab Saudi
Tamsil menyebut sejumlah kebijakan pemerintah menunjukkan perhatian terhadap umat Islam, termasuk gagasan pembangunan kawasan khusus bagi masyarakat Indonesia di Arab Saudi. Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan kawasan yang nantinya dapat menjadi semacam perkampungan bagi masyarakat Muslim Indonesia di Mekkah.
“Saya sudah melihat tempatnya. Ada dua kapling yang dibebaskan untuk menjadi perkampungan Muslim Indonesia. Ada juga hotel yang tidak jauh dari tempat saya, dan sudah dioperasikan,” katanya.
Menurut Tamsil, kawasan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan bagi jemaah haji Indonesia yang setiap tahun menjadi salah satu kelompok terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji.
















