Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

FKM Unhas Gelar Nusantara International Summer Course on Public Health 2026 untuk Memperkuat Jejaring Akademik Global di Bidang Kesehatan Masyarakat

×

FKM Unhas Gelar Nusantara International Summer Course on Public Health 2026 untuk Memperkuat Jejaring Akademik Global di Bidang Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Makassar, 15 Juni 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin resmi membuka kegiatan Nusantara International Summer Course on Public Health (NISC-PH) 2026 pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Experience Public Health in South Sulawesi: A Transformative Academic and Cultural Journey” sebagai bentuk penguatan internasionalisasi akademik, kolaborasi global, serta pembelajaran kesehatan masyarakat berbasis pengalaman lapangan dan budaya lokal.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara daring dan menjadi awal dari rangkaian program hybrid NISC-PH 2026. Program ini terdiri atas sesi online pada 15, 17, 19, 22, dan 24 Juni 2026, serta sesi offline pada 28 Juni hingga 11 Juli 2026 yang akan berlangsung di Makassar, Soppeng, dan Maros, Sulawesi Selatan.

Example 500x700

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K) selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, serta Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas ini menunjukkan dukungan kelembagaan terhadap penguatan program internasionalisasi dan pengembangan jejaring akademik global di lingkungan FKM Unhas.

NISC-PH 2026 diikuti oleh peserta internasional, termasuk 5 mahasiswa dari Mahidol University, Thailand, 6 mahasiswa dari Soonchunhyang University, Korea Selatan, serta mahasiswa luar negeri yang sedang menempuh studi di FKM Unhas dan mahasiswa kelas internasional. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang akademik ini diharapkan memperkuat pertukaran gagasan, jejaring akademik, dan kolaborasi lintas negara dalam bidang kesehatan masyarakat.

Seluruh pemateri, fasilitator, dan narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Hal ini menjadi wujud komitmen FKM Unhas dalam memperkenalkan kapasitas akademik, pengalaman lapangan, dan praktik terbaik kesehatan masyarakat kepada peserta internasional. 

Seluruh dukungan pembiayaan kegiatan juga ditanggung oleh FKM Unhas sebagai bentuk komitmen kelembagaan dalam mendukung program internasionalisasi.

Rangkaian materi NISC-PH 2026 mencakup berbagai topik strategis, antara lain sistem kesehatan Indonesia, isu kesehatan masyarakat, perencanaan program kesehatan, community outreach, analisis demografi, workshop data analysis with R, GIS for public health, ergonomi sektor informal, kunjungan fasilitas layanan kesehatan, community engagement, community intervention, serta eksplorasi budaya Sulawesi Selatan.

Secara substansial, NISC-PH 2026 juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being, SDG 4: Quality Education, dan SDG 17: Partnerships for the Goals. 

Keselarasan tersebut tercermin melalui penguatan pembelajaran kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan internasional, serta pengembangan kemitraan akademik lintas negara untuk mendukung solusi kesehatan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai ruang pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai pengalaman transformatif bagi peserta untuk memahami kesehatan masyarakat dalam konteks sosial, komunitas, dan budaya Indonesia. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai praktik kesehatan masyarakat di Indonesia sekaligus membangun jejaring internasional yang berkelanjutan.

Melalui NISC-PH 2026, FKM Unhas berharap dapat memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat yang aktif dalam kolaborasi internasional, pertukaran akademik, dan pengembangan kapasitas mahasiswa global. Program ini juga diharapkan menjadi kontribusi nyata FKM Unhas dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan berkualitas, dan kemitraan global.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *