Gowa, Juni 2026 – Pesantren Darul Istiqamah Gowa, Darus Istiqamah Boarding School (DIBS) menggelar Wisuda Santri Tahun 2026. Acara dilaksanakan di Aula Pusdiklat Unismuh Gowa, Ahad, 14 Juni 2026. Hadir para wali santri, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah setempat dan unsur Kementerian Agama Kabupaten Gowa, guru, serta keluarga besar pesantren.
Wisuda ini menjadi momentum syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan jenjang pendidikan sekaligus peneguhan komitmen Darul Istiqamah dalam melahirkan generasi Emas 2045 yang beriman, berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Gowa, M. Safwan Sa’ad, Lc., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Darul Istiqamah.
> “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Darul Istiqamah. Mendidik anak adalah amanah besar, dan kami bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka. Keberhasilan yang diraih hari ini merupakan hasil kolaborasi antara orang tua, guru, dan lingkungan pesantren yang terus berupaya menanamkan ilmu, akhlak, dan karakter kepada para santri.”
Menurut Safwan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari terbentuknya pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
> “Kami berharap para alumni tetap menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama belajar di Darul Istiqamah dan terus mengembangkan potensi dirinya di jenjang pendidikan maupun kehidupan berikutnya.”
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Pesantren Darul Istiqamah, Al Ustadz Muzayyin Arif, M.Pd, mengajak seluruh keluarga besar pesantren untuk terus menjaga dan mengembangkan Darul Istiqamah sebagai lembaga pendidikan yang membangun fondasi keimanan dan karakter generasi.
> “Pesantren ini harus terus kita jaga bersama. Karena di tempat seperti inilah fondasi keimanan, akhlak, dan karakter generasi dibangun.”
Muzayyin menegaskan, keberhasilan pendidikan bukan hanya melahirkan lulusan yang cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki integritas dan kesiapan menghadapi masa depan.
> “Kita ingin melahirkan generasi yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agamanya. Generasi yang siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai yang telah ditanamkan di pesantren.”
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kabupaten Gowa, Hj. Haspiah, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Darul Istiqamah.
Menurutnya, di tengah tantangan era digital saat ini, pesantren memiliki peran yang semakin penting dalam menjaga karakter dan akhlak generasi muda.
> “Bapak dan ibu tidak salah memilih Darul Istiqamah. Hari ini kita menghadapi tantangan besar berupa krisis cinta, terutama cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Anak-anak kita hidup di tengah gawai, media sosial, dan berbagai distraksi yang dapat menjauhkan mereka dari nilai-nilai agama dan karakter.”
Ia menilai pesantren menjadi salah satu benteng penting dalam membangun kedisiplinan, kecintaan kepada agama, serta budaya hormat kepada guru dan orang tua yang mulai terkikis oleh perubahan sosial.
> “Di pesantren anak-anak belajar menghormati guru, menghargai orang tua, membangun kebiasaan ibadah, serta membentuk karakter. Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah kemuliaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.”
Hj. Haspiah juga meyakini bahwa pilihan orang tua menyekolahkan anak di pesantren akan memberikan manfaat besar bagi masa depan mereka.
> “Mungkin prosesnya tidak mudah. Ada pengorbanan, ada kerinduan, dan ada tantangan. Bagi anak-anak kita juga tentu tidak mudah. Tetapi saya yakin dan percaya bahwa bapak dan ibu tidak salah memilih. Insya Allah anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. Pada saatnya nanti, ibu bapak dan anak-anak kita akan bersyukur pernah ditempa di pesantren.
Wisuda Santri Darul Istiqamah Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pesantren, keluarga, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman, akhlak, dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebanyak 105 Santri diwisuda dalam momentum ini. ($)
















