Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Hamka Circle Gelar Diskusi Perdana: Mengulas Strategi Dakwah Multikultural Buya HAMKA terhadap Etnis Tionghoa

×

Hamka Circle Gelar Diskusi Perdana: Mengulas Strategi Dakwah Multikultural Buya HAMKA terhadap Etnis Tionghoa

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, 29 Mei 2026 – Mengangkat kembali relevansi pemikiran sosiologis dan dakwah inklusif ulama besar Indonesia, Hamka Circle sukses menyelenggarakan diskusi perdana mereka pada Jumat (29/5/2026). Diskusi ini mengusung tema yang sangat krusial bagi tenun kebangsaan saat ini, yaitu “Dakwah Multikultural Buya HAMKA terhadap Etnis Tionghoa”.

Diskusi yang dilakukan secara daring ini dibuka dengan sambutan pengantar dari Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Ph.D., Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka). Dalam penyampaiannya, Prof. Ai Fatimah menekankan pentingnya menghidupkan academic milieu di kampus sebagai upaya menjadikan kampus sebagai pusat bagi pengembangan intelektual dan mengaktualisasikan bidang keilmuan para akademisi di lingkungan kampus. 

Example 500x700

“Fakultas Agama Islam Uhamka mendirikan sebuah pusat studi yang bernama Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC), untuk dapat melakukan akselerasi dalam bidang kajian dan penelitian para akademisi sehingga mereka dapat mengembangkan profesiona;itasnya sebagai dosen dan peneliti”, Ungkap Ai Fatimah, yang merupakan pengurus LHKI PP Muhammadiyah ini. 

Melanjutkan momentum tersebut, Muhammad Abdullah Darraz, Direktur CIVIC FAI Uhamka, memberikan pengantar kelembagaan sekaligus memaparkan proyeksi Program CIVIC ke depan. Darraz menjelaskan bahwa Hamka Circle merupakan salah satu program rutin sebagai ikhtiar CIVIC untuk menggelorakan semangat kajian ilmiah di kampus dengan dilandasi prinsip keterbukaan dan penelitian kajian keislaman dengan pendekatan interdisipliner.

“Sebagai diskusi perdana kami mengangkat tema tentang Dakwah Multikultural Buya Hamka, untuk memastikan pemikiran Buya Hamka mengenai inklusivitas, dialog antarbudaya, dan keadilan sosial dapat diakses oleh generasi muda serta diimplementasikan dalam konteks tantangan zaman modern,” ujar Darraz.

Sebagai penyaji utama, Dr. Jaja Nurjannah, Dosen FAI Uhamka hadir sebagai narasumber tunggal untuk menguraikan strategi dakwah sang ulama. Dipandu oleh Dwi Setyowati selaku moderator, Dr. Jaja memaparkan bagaimana Buya HAMKA secara konsisten menerapkan pendekatan kebudayaan yang humanis dan tanpa jarak saat berinteraksi dengan komunitas Tionghoa di Indonesia. Hal ini menurutnya, merupakan rekam jejak dakwah Buya HAMKA yang melampaui sekat-sekat etnisitas. Bahkan pemikiran HAMKA bukan sekadar warisan sejarah, melainkan instrumen akademis dan sosial yang sangat hidup untuk merajut harmoni di tengah masyarakat multikultural saat ini.

“Dakwah Buya HAMKA terhadap etnis Tionghoa adalah bukti nyata dari dakwah multikultural yang berbasis pada pemahaman psikologi sosial dan penghormatan budaya. Beliau tidak mendekati mereka dengan sikap menghakimi, melainkan dengan pintu dialog yang terbuka lebar dan penuh empati. Ini adalah teladan Islam yang sejuk dan merangkul,” ungkap Dr. Jaja Nurjannah dalam paparannya.

Diskusi perdana ini dihadiri secara antusias oleh kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi sosial. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, merefleksikan tingginya ketertarikan publik terhadap model dakwah multikultural yang mulai jarang ditemukan di ruang publik hari ini.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik awal bagi rangkaian diskusi strategis berikutnya dari Hamka Circle dalam mengkaji pemikiran Buya HAMKA dari berbagai sudut pandang—mulai dari sastra, politik, hingga teologi kemanusiaan.

*Tentang Hamka Circle & CIVIC FAI Uhamka:*

Hamka Circle adalah forum kajian strategis di bawah naungan Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka). Forum diskusi ini diselenggarakan sebagai wadah bagi kajian, dialog, dan diseminasi pemikiran Buya HAMKA yang berfokus pada integrasi nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan wawasan kewargaan di Indonesia.

*Kontak Media:*

Muhammad Abdulah Darraz (Direktur Eksekutif CIVIC Uhamka)

(WA/081266973267)

(email: civicfaiuhamka@gmail.com)

Media Sosial:

https://www.instagram.com/faiuhamka
https://www.facebook.com/faiuhamka
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *