Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

UNM Kembali Dipercaya Dampingi Program Revitalisasi SLB di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat

×

UNM Kembali Dipercaya Dampingi Program Revitalisasi SLB di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat

Sebarkan artikel ini

Tangerang – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memperoleh kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk melanjutkan pelaksanaan Program Revitalisasi Pendidikan pada bidang Sekolah Luar Biasa (SLB) tahun 2026. Kepercayaan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi UNM dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus melalui pendampingan yang profesional dan berbasis keilmuan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Koordinasi dan Pendampingan Program Revitalisasi SLB dengan Perguruan Tinggi yang berlangsung pada 9 Juni 2026 di Mercure Tangerang BSD City. Perjanjian ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pendampingan selama tujuh bulan, mulai Juni hingga Desember 2026, dengan target penyelesaian tepat waktu pada akhir Desember 2026.

Example 500x700

Dalam program ini, UNM menugaskan tiga dosen dari bidang Teknik Sipil dan Perencanaan sebagai tim fasilitator. Tim tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Taufiq Natsir, M.Pd. sebagai Koordinator, didampingi oleh Ir. Moeh. Key Muddin, S.Pd., M.T. sebagai Fasilitator I dan Ir. Furqan Ali Yusuf, S.Pd., M.Eng., IPU. sebagai Fasilitator II. Ketiga fasilitator ini bertanggung jawab melakukan koordinasi, pendampingan teknis, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program revitalisasi di wilayah penugasan.

Pada tahun 2026, tim fasilitator UNM mendapatkan amanah untuk mendampingi 10 lokasi SLB yang tersebar di dua provinsi. Di Provinsi Sulawesi Selatan, pendampingan mencakup SLB yang berada di Kota Makassar, Kabupaten Maros, Pangkep, Takalar, Sinjai, Enrekang, dan Toraja. Sementara di Provinsi Sulawesi Barat, pendampingan dilaksanakan pada SLB yang berada di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Majene, dan Mamuju.

Melalui pendampingan ini, tim fasilitator UNM diharapkan dapat memastikan pelaksanaan Program Revitalisasi SLB berjalan sesuai dengan standar, spesifikasi teknis, serta jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, keberadaan perguruan tinggi sebagai mitra pendamping menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas pelaksanaan program melalui pendekatan akademik, profesional, dan akuntabel.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada UNM merupakan pengakuan atas kontribusi dan kinerja yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan program-program pendampingan pendidikan sebelumnya. Dengan sinergi antara Kemendikdasmen dan Universitas Negeri Makassar, Program Revitalisasi SLB diharapkan mampu menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik, meningkatkan kualitas layanan pendidikan khusus, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi seluruh peserta didik.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata peran UNM sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan sektor pendidikan nasional melalui pengabdian kepada masyarakat dan pendampingan program strategis pemerintah.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *