Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pembina Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI), Sultan Baktiar Najamudin. Ia dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) oleh Korea Maritime and Ocean University sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya.
Penganugerahan ini menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap peran strategis Sultan dalam berbagai bidang, khususnya dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Kiprahnya dinilai tidak hanya berdampak secara nasional, tetapi juga berkontribusi dalam membangun jejaring kerja sama internasional.
Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan dikenal aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk para perwakilan negara sahabat. Upaya tersebut dinilai mampu mempererat hubungan diplomatik serta membuka ruang kolaborasi di berbagai sektor pembangunan.
Selain itu, ia juga konsisten menggaungkan konsep “green democracy” sebagai pendekatan demokrasi berkelanjutan. Melalui gagasan ini, Sultan mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi serta mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh kader BKPRMI di Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat atas diraihnya gelar Doktor Kehormatan ini. Semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Ucapan selamat juga disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) BKPRMI, Said Aldi Al Idrus. Ia menilai penghargaan ini sebagai capaian yang membanggakan sekaligus inspiratif.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Sultan Baktiar Najamudin atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan ini. Semoga penghargaan ini semakin memperkuat dedikasi beliau dalam membangun bangsa serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkapnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan positif bagi generasi muda untuk terus berkontribusi aktif dalam memajukan Indonesia di tengah dinamika global.
















