Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Launching Gelombang Muda Makassar, Gelora Sulsel Sambut Anak Muda Ambil Peran

×

Launching Gelombang Muda Makassar, Gelora Sulsel Sambut Anak Muda Ambil Peran

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan Gelombang Muda Makassar, Ahad, 4 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW Gelora Sulsel tersebut dihadiri sekitar 50 peserta dari kalangan anak muda.

Launching ini menjadi momentum untuk membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkumpul, berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial maupun politik.

Example 500x700

Ketua Bidang Generasi Muda DPW Partai Gelora Sulawesi Selatan, Agung Wahyudi, mengatakan anak muda memiliki potensi besar untuk ikut memberikan warna dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, diperlukan ruang yang memungkinkan mereka menyampaikan gagasan sekaligus mengembangkan kapasitas.

Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam politik tidak harus selalu dimaknai dengan keikutsertaan dalam kontestasi elektoral. Partisipasi dapat dimulai dari kepedulian terhadap persoalan di sekitar dan keberanian untuk menawarkan solusi.

“Kita jangan hanya menjadi penonton. Kita perlu buat ruang untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, dan mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah persoalan seperti pendidikan, lapangan pekerjaan, ekonomi, teknologi, lingkungan, dan masa depan generasi muda merupakan isu yang perlu mendapatkan perhatian anak muda sendiri.

Pemuda kelahiran Kota Makassar itu juga berharap anak muda tidak hanya hadir ketika momentum pemilu/pilkada berlangsung. Menurutnya, generasi muda perlu terlibat secara berkelanjutan dalam membicarakan dan mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan mereka.

“Jangan sampai kita hanya dicari ketika pemilu. Kita harus hadir dalam proses yang lebih panjang, membawa kepentingan sendiri dan ikut mengawal berbagai persoalan publik,” katanya.

Dalam launching tersebut, Gelombang Muda Makassar diperkenalkan sebagai ruang untuk berkumpul, berdiskusi, belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Wadah ini diharapkan dapat mempertemukan anak muda dengan berbagai gagasan dan peluang kolaborasi.

Menurut Agung, partisipasi juga merupakan proses pembelajaran bagi anak muda untuk membangun kapasitas dan kepemimpinan. Karena itu, anak muda tidak perlu menunggu memiliki jabatan untuk mulai berkontribusi.

“Kita tidak harus menunggu menjadi pemimpin untuk berpartisipasi. Justru melalui proses partisipasi itulah kita belajar menjadi pemimpin,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *