JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, selaku unsur Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, secara resmi membuka Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pembukaan digelar bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pada kesempatan tersebut, Erick membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pesannya, Presiden menekankan bahwa tantangan yang dihadapi Gerakan Pramuka saat ini telah berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi yang datang dari berbagai arah.
Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia saat ini membutuhkan Gerakan Pramuka lebih dari sebelumnya — pramuka yang kuat, aktif, dan menjadi wadah bagi anak-anak bangsa untuk tumbuh, belajar, bekerja sama, serta berkontribusi positif bagi negara.
“Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka harus menjadi bagian penting dari pembentukan karakter pemuda Indonesia.”
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa seorang pramuka harus memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam, berempati, peduli terhadap sesama, serta memiliki jiwa patriotik, gigih, dan tangguh. Karakter tersebut, menurutnya, tidak terbentuk dalam sehari atau hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, melainkan membutuhkan proses latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik.
Nilai-Nilai Pramuka Tetap Relevan Sepanjang Zaman
Presiden juga mengingatkan bahwa nilai-nilai dasar kepramukaan — disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama — tidak akan pernah berubah dan harus terus dikembangkan. Pembinaan kepramukaan pun harus menjadi perhatian bersama, melibatkan kementerian terkait seperti Kemendikdasmen serta Kemenristekdikti, karena pembentukan karakter generasi muda berlangsung mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
“Pramuka yang kuat nilai-nilainya dan nyata pekerjaannya; pramuka yang cinta tanah air dan membuktikan cintanya dengan perbuatan.”
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan pesan inspiratif bagi seluruh peserta Jambore Nasional. Indonesia akan mencapai usia 100 tahun pada tahun 2045 — momen yang dikenal sebagai Indonesia Emas. Masa depan keemasan tersebut berada di tangan para anggota Pramuka yang hadir saat ini.
“Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian, dan kalian sendiri yang harus membangunnya. Teruslah belajar, berlatih, dan berkarya. Jaga persatuan, cintai rakyat, bangsa, dan negara kita. Bersama-sama kita bangun Indonesia yang kuat, mandiri, adil, dan makmur.”
Usai pembacaan sambutan Presiden, acara dilanjutkan dengan pembukaan simbolis Jambore Nasional XII 2026 melalui pembunyian sirine. Aksi ini dilakukan bersama oleh Menpora RI Erick Thohir, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso, serta Sekretaris Jenderal World Organization of the Scout Movement, David Berg.
Kegiatan Jambore Nasional XII 2026 di Buperta Cibubur dihadiri ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia, menjadi ajang pertukaran pengalaman, peningkatan keterampilan, dan penguatan persahabatan antar-anggota Pramuka dari berbagai daerah.
















