Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Muhammad Ilham Tegaskan Peran Anak Muda sebagai Navigator Arah Bangsa

66
×

Muhammad Ilham Tegaskan Peran Anak Muda sebagai Navigator Arah Bangsa

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR,- Ketua Umum Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Makassar, Muhammad Ilham, S.H, menegaskan bahwa anak muda memiliki peran strategis sebagai penentu arah masa depan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Ilham dalam orasi perdana pada Pelantikan Pengurus KAMMI Daerah Makassar yang digelar di Aula Gedung DPD RI, 20 Desember 2025 lalu. Orasi tersebut mengangkat tema “Anak Muda sebagai Navigator Arah Bangsa”.

Example 500x700

Dalam pidatonya, Muhammad Ilham menekankan bahwa sejarah bangsa Indonesia selalu berpihak kepada anak muda. Menurutnya, setiap perubahan besar dalam perjalanan bangsa tidak pernah lepas dari peran generasi muda yang hadir dengan ide, gagasan, serta keberanian menentukan arah zaman.

“Setiap perubahan besar dalam perjalanan bangsa ini selalu diawali oleh ide dan gagasan anak muda. Bukan karena jumlahnya, tetapi karena kualitas pemikiran dan keberpihakan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi Indonesia yang tengah memasuki fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Momentum tersebut, menurutnya, merupakan peluang besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Indonesia 2045 adalah masa karya kita. Wajah Indonesia di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas anak muda hari ini,” ujarnya.

Dalam perspektif keislaman, Muhammad Ilham mencontohkan perjalanan Rasulullah SAW yang melalui proses panjang sebelum memasuki masa karya yang gemilang. Hal ini, menurutnya, menjadi pelajaran bahwa perubahan besar selalu diawali dengan proses pembinaan diri yang serius dan berkelanjutan.

Sebagai kader KAMMI, mahasiswa tidak boleh tergesa-gesa ingin terlihat hebat tanpa membangun kapasitas diri. Proses belajar, menempa kompetensi, serta memperkuat integritas disebutnya sebagai bagian dari ibadah dan perjuangan.

“Kader KAMMI harus mampu mengenali potensi dirinya, memahami realitas sosial umat dan bangsa, serta menghadirkan kontribusi yang nyata dan berdampak,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa kader KAMMI memikul dua tanggung jawab sekaligus, yakni tanggung jawab vertikal kepada Allah SWT dan tanggung jawab horizontal kepada umat dan bangsa. Oleh karena itu, kader KAMMI tidak boleh bersikap netral terhadap ketidakadilan maupun diam terhadap penderitaan rakyat.

“Kita bukan sekadar mahasiswa yang mengejar prestasi personal. Kita adalah agen perubahan sosial yang harus berpihak pada keadilan dan kepentingan umat,” tegas Muhammad Ilham.

Menutup orasinya, Ketua Umum KAMMI Daerah Makassar itu mengajak seluruh kader untuk menjawab tantangan bonus demografi dengan kualitas kader yang berilmu, berintegritas, dan memiliki keberpihakan yang jelas.

“Anak muda hari ini harus menjadi navigator arah bangsa, bukan penumpang sejarah,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *