Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Disupport UNICEF, Yamali TB dan Dinkes Sulsel Gagas “Sentra TBC Anak”

72
×

Disupport UNICEF, Yamali TB dan Dinkes Sulsel Gagas “Sentra TBC Anak”

Sebarkan artikel ini

GOWA, 29 Desember 2025 – Kabupaten Gowa resmi ditetapkan sebagai wilayah percontohan (piloting) strategis untuk percepatan eliminasi TBC Anak di Indonesia. Melalui peluncuran program Sentra TBC Anak, kolaborasi antara Yamali TB dan Dinas Kesehatan yang didukung penuh oleh UNICEF Indonesia kini menjadi kekuatan baru dalam melindungi masa depan generasi bangsa.

Pertemuan orientasi yang digelar di Dewi Sri, Gowa, Senin (29/12), menegaskan bahwa penanganan TBC anak tidak lagi bisa dilakukan secara parsial. Program ini menyatukan visi pemerintah provinsi, kabupaten, organisasi profesi, medis, hingga organisasi akar rumput.

Example 500x700

Keberadaan program ini merupakan bentuk nyata sinergi tiga pilar utama. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa bertindak sebagai pemegang kebijakan dan otoritas layanan, Yamali TB sebagai motor penggerak komunitas melalui kader dan TB Rangers, serta UNICEF Indonesia yang memberikan dukungan teknis dan sumber daya penuh untuk memastikan program berjalan dengan standar global.

Ketua Yamali TB, Kasri Riswadi, menegaskan bahwa keterlibatan UNICEF memberikan dimensi baru dalam gerakan ini.

“Kami bergerak bersama dalam kemitraan strategis dengan UNICEF. Ini bukan sekadar program kesehatan, tapi upaya terpadu menjadikan Gowa sebagai percontohan nasional desa dan kelurahan peduli TBC. Kolaborasi ini memastikan bahwa tidak ada lagi anak di Gowa yang tertinggal dalam mendapatkan akses kesehatan,” tegasnya.

Dukungan penuh dari UNICEF juga diarahkan pada penguatan deteksi dini. Badwi M. Amien dari UNICEF Indonesia menekankan bahwa skrining masif di tingkat desa adalah kunci. “Jika anak terinfeksi dan tidak tuntas pengobatannya, kita mempertaruhkan masa depan mereka. Itulah mengapa UNICEF mendukung penuh inisiatif ini agar skrining dan pengobatan di Gowa berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dukungan senada datang dari Andi Julia Junus (Dinkes Sulsel), yang menyatakan bahwa aksi nyata di Gowa ini diproyeksikan menjadi model yang akan diduplikasi secara nasional.

Program Sentra TBC Anak ini juga melibatkan spektrum masyarakat yang luas, mulai dari Kemenag, BKPRMI, Muhammadiyah, hingga Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Di tingkat tapak, Desa Bone Bajeng dan Kelurahan Mata Allo akan menjadi wilayah intervensi utama bagi para kader dan TB Rangers.
Sebagai langkah lanjutan, kampanye publik yang melibatkan remaja dan anak-anak akan segera digulirkan. Tujuannya jelas: menghapus stigma dan memastikan setiap anak di Gowa tumbuh sehat tanpa bayang-bayang TBC.

Dengan komitmen kuat dari Yamali TB, Dinas Kesehatan, dan sokongan penuh UNICEF, Kabupaten Gowa kini berdiri di garda terdepan dalam misi besar Indonesia bebas TBC.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *