Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

MUI Sulsel Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah

69
×

MUI Sulsel Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah

Sebarkan artikel ini

Makassar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mendukung penuh upaya penguatan literasi ekonomi syariah di Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sulsel, H. Baidillah Sahabuddin, saat menghadiri Diskusi Penguatan Literasi Brand Ekonomi Syariah di Ruang Rapat Bappelitbangda Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (11/11/2025).

Baidillah yang juga Sekretaris Komisi Ekonomi dan Pemberdayaan Umat MUI Sulsel mendoakan agar penyelenggaraan Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi umat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam memperkuat sistem ekonomi syariah yang berkeadilan.

Example 500x700

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sulsel, H. Idris Palakka dan H. Ahmad Husen.

Mewakili Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulsel, Nurhayati Azis menyampaikan bahwa penguatan ekonomi syariah tidak hanya sebatas terbebas dari riba, tetapi juga menanamkan nilai etika, keadilan, dan keberkahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulsel, Rezki Ernadi, menuturkan bahwa BI mendukung penuh pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai program. Di antaranya pengembangan ekonomi pesantren, sertifikasi halal, dan peningkatan kapasitas lembaga keuangan syariah.

“Setiap tahun kami juga menggelar Bulan Ekonomi Syariah dengan menghadirkan berbagai pelaku ekonomi syariah dari berbagai sektor,” ujarnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi dan Papua, Budi Susetyo, menyoroti pentingnya literasi keuangan syariah di tengah maraknya penipuan seperti pada sektor haji dan umrah. Ia berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.

Sementara itu, perwakilan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Amir Hidayat, menyampaikan beberapa program yang terus berkembang, seperti Panduan Kolaborasi Lintas Urusan Ekonomi Syariah dan penguatan Brand Ekonomi Syariah.

Menurutnya, ekonomi syariah kini tumbuh pesat hingga ke kalangan muda, pesantren, dan kampus. Ia menambahkan, Sulawesi Selatan termasuk daerah dengan perkembangan ekonomi syariah tertinggi di Indonesia dan secara konsisten masuk 10 besar nasional.

Ia menutup dengan harapan agar seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, terus mendukung gerakan ekonomi syariah melalui kolaborasi dan penggunaan logo Brand Ekonomi Syariah dalam berbagai kegiatan ekonomi umat.

Irfan Suba Raya

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *