Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Kepala Bapenda Kota Makassar Hasiri Festival Bulan Budaya 2025:, estarikan Tradisi dan Pacu Ekonomi Kreatif

76
×

Kepala Bapenda Kota Makassar Hasiri Festival Bulan Budaya 2025:, estarikan Tradisi dan Pacu Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

Makassar, 14 Agustua 2025 – Pemerintah Kota Makassar resmi membuka Festival Bulan Budaya 2025 pada tanggal 14 Agustus, sebuah perayaan akbar yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Acara ini bukan hanya menjadi bagian dari semarak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga momentum penting untuk melestarikan warisan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kota ini.

Festival dimulai dengan ritual sakral Appasili’ (Songkabala) di Museum Kota Makassar. Ritual ini dipimpin oleh sesepuh adat dan tokoh agama, yang memercikkan air doa dari Sungai Tallo ke seluruh area museum. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, menjelaskan bahwa ritual ini bertujuan untuk membersihkan museum dari energi negatif dan memohon berkah serta perlindungan bagi kota Makassar.

Example 500x700

“Appasili’ adalah tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui ritual ini, kita berharap agar Kota Makassar senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dijauhkan dari segala marabahaya,” ujar Andi Patiware.

Selain Appasili’, festival ini juga menampilkan beragam ritual budaya lainnya, termasuk Apparuru Gandrang dan Tari Appalili’ Bala, yang dipersembahkan oleh Kampung Seni Baruga Kaluarrang. Penampilan ini memukau para penonton dengan gerakan yang anggun dan musik yang khas.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir membuka festival dengan mengenakan busana adat Bugis Makassar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya melestarikan budaya sebagai identitas kota dan daya tarik wisata.

“Festival Bulan Budaya adalah wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal. Kami berharap, melalui festival ini, generasi muda semakin mencintai dan bangga dengan warisan budaya kita,” kata Munafri Arifuddin.

Wali Kota juga secara simbolis menendang bola takraw sebagai tanda dimulainya Festival Bulan Budaya dan Karnaval 2025. Aksi ini disambut meriah oleh para hadirin yang memadati area pembukaan.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, camat, lurah, tokoh adat, budayawan, seniman, serta perwakilan komunitas budaya se-Kota Makassar. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Andi Asminullah, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah, Ibu Febriyana Asminullah, juga turut hadir memberikan dukungan.

Festival Bulan Budaya 2025 akan berlangsung selama sebulan penuh, dengan berbagai kegiatan yang menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi Makassar. Beberapa kegiatan yang dijadwalkan antara lain:

• Pameran Seni Rupa: Menampilkan karya-karya seniman lokal yang mengangkat tema budaya Makassar.

• Pagelaran Tari dan Musik Tradisional: Menghadirkan berbagai kelompok seni yang akan menampilkan tarian dan musik khas Makassar.

• Lomba Permainan Tradisional: Mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan tradisional yang menghibur dan mendidik.

• Festival Kuliner Tradisional: Menyajikan berbagai hidangan khas Makassar yang menggugah selera.

• Dialog Budaya: Mengundang para ahli dan tokoh budaya untuk berdiskusi tentang isu-isu penting terkait pelestarian budaya.

Dengan adanya Festival Bulan Budaya ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal, meningkatkan sektor ekonomi kreatif melalui pariwisata budaya, serta mempererat tali persauda

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *