MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung program hilirisasi pertanian yang dicanangkan oleh pemerintah. Hal ini terungkap dalam diskusi bertajuk “Unhas dan IKA Mendengar” yang digelar di Gedung Pertemuan Alumni (GPA) kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu (9/8/2025).
Acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum IKA Unhas yang juga Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam memajukan sektor pertanian Indonesia.
Dalam pemaparannya, Andi Amran Sulaiman menyoroti keberhasilan sektor pertanian sebagai kontributor utama dalam peningkatan perekonomian nasional. Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi pertanian untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
“Bapak Presiden sudah anggarkan Rp 371 triliun untuk hilirisasi pertanian. Hilirisasi fokus pada komoditas yang harganya tinggi di pasar dunia,” ujarnya.
Gayung bersambut, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menyatakan kesiapan Unhas untuk membentuk kelompok kerja (pokja) yang akan mendukung program hilirisasi pertanian yang digagas oleh Kementerian Pertanian.
“Unhas siap mendukung hilirisasi pertanian. Kita akan segera membentuk pokja untuk mensukseskan program hilirisasi,” tegas Prof JJ.
Direktur Eksekutif IKA Unhas, Salahuddin Alam, bahkan mengusulkan agar pokja segera dibentuk dan mulai bekerja pada pekan depan, menunjukkan keseriusan alumni Unhas dalam berkontribusi pada kemajuan pertanian Indonesia.
Diskusi yang berlangsung dinamis ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor III Unhas, Farida Patittingi, Direktur Hubungan Alumni Unhas, Muhammad Yusuf, serta sejumlah pengurus IKA Unhas dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi yang tinggi, Unhas dan IKA Unhas siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan hilirisasi pertanian yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
















