Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Kemah Bakti Lingkungan Hidup 2026: Menjaga Alam Sekaligus Memperjuangkan Kesejahteraan Pekerja

×

Kemah Bakti Lingkungan Hidup 2026: Menjaga Alam Sekaligus Memperjuangkan Kesejahteraan Pekerja

Sebarkan artikel ini

MALINO, GOWA — DPD KSPSI Sulawesi Selatan bersama Lembayung Indonesia menyelenggarakan Kemah Bakti Lingkungan Hidup 2026 di Parabis Camp, Malino, Kabupaten Gowa, pada 16–18 Oktober 2026. Mengusung tema “Hijau Hari Ini, Lestari Esok Hari”, kegiatan ini menyatukan dua fokus penting: pelestarian lingkungan hidup dan perjuangan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang edukasi dan penguatan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperjuangkan hak-hak pekerja. Penyelenggara berharap kegiatan ini melahirkan gagasan dan aksi nyata yang menghubungkan pelestarian alam, perlindungan tenaga kerja, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Example 500x700

Dalam sesi pembekalan, sejumlah narasumber dihadirkan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai hubungan industrial dan regulasi ketenagakerjaan. Mereka antara lain Saparuddin, S.H., M.H. (Sekretaris Umum DPD FSPTI KSPSI Sulsel), Sibali, S.E., S.H., M.H. (Hakim Ad Hoc PHI PN Makassar), serta Andi Sunrah, S.Sos., M.Si. (Wakil Ketua Asosiasi Mediator Hubungan Industrial Sulselbar). Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemahaman aturan agar hak dan kewajiban pekerja maupun pemberi kerja dapat berjalan selaras dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sultan, S.E., selaku panitia pelaksana, berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni belaka. “Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi perbaikan kesejahteraan para pekerja. Di sisi lain, penghijauan juga harus terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki dan menjaga lingkungan hidup ke depannya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa gerakan lingkungan harus berkelanjutan, tidak hanya saat kegiatan berlangsung saja.

Sementara itu, Ketua KSPSI sekaligus Direktur Lembayung Indonesia Sulsel, Basri Abbas, S.H., M.H., menekankan sinergi antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan pekerja. “Lingkungan yang sehat dan kondisi kerja yang layak merupakan dua aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Optimalisasi penerapan regulasi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap alam,” ungkapnya. Ia berharap kolaborasi antarorganisasi pekerja, pemangku kepentingan, dan masyarakat dapat mendorong terciptanya hubungan industrial yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan.

Kini, semangat yang dibangun di Malino diharapkan terus berlanjut. Keberlanjutan program penghijauan, penguatan pemahaman hukum ketenagakerjaan, serta langkah konkret mendukung kesejahteraan pekerja menjadi komitmen yang harus diwujudkan. Semangat “Hijau Hari Ini, Lestari Esok Hari” bukan hanya jargon, melainkan panggilan untuk bertindak bersama demi bumi yang lestari dan pekerja yang sejahtera.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *