MAKASSAR — Organisasi Masyarakat Kiwal Garuda Hitam memberikan apresiasi tinggi kepada Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sulawesi Selatan terkhusus dirintelkam atas keberhasilan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Kota Makassar.
Aksi penyampaian pendapat yang digelar oleh berbagai elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat sipil di kawasan Flyover dan depan Kantor DPRD Provinsi Sulsel berlangsung aman, tertib, damai, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindakan anarkis maupun gesekan antara massa aksi dengan aparat keamanan.
Ketua Umum Ormas Kiwal Garuda Hitam, Erwin Nurdin, SE secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Direktur Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol. Dulfi Muis, S.H., S.I.K., M.H., M.Han, yang dinilai berhasil menerapkan strategi intelijen yang prediktif, responsif, dan humanis.
Menurut Erwin, keberhasilan tersebut merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri dan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., yang menekankan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa harus mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan melayani masyarakat.
“Atas nama seluruh jajaran dan keluarga besar Ormas Kiwal Garuda Hitam se-Sulawesi Selatan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dir Intelkam Polda Sulsel Kombes Pol. Dulfi Muis beserta seluruh jajaran. Kinerjanya sangat luar biasa. Deteksi dini berjalan, komunikasi dengan adik-adik mahasiswa dibangun dengan baik, sehingga aksi bisa berjalan damai,” ujar Erwin di Makassar, Sabtu (31/10/2026).
Jauh sebelum aksi digelar, jajaran Dit Intelkam Polda Sulsel telah melakukan langkah-langkah preemtif dan preventif melalui silaturahmi ke kampus-kampus, tokoh pemuda, tokoh agama, dan pimpinan organisasi kemahasiswaan. Hal ini menciptakan kesepahaman bersama untuk menjaga Sulsel tetap aman.
“Kami melihat sendiri di lapangan. Tidak ada arogansi kekuasaan. Aparat hadir dengan senyum, memberikan air minum, mengawal dengan sabar. Aspirasi adik-adik mahasiswa dikawal, dijaga, bukan dibatasi. Inilah potret Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat,” tegasnya.
Erwin juga menilai sinergitas antara Polda Sulsel, TNI, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya keamanan yang kondusif. Pola ini diharapkan terus dipertahankan menjelang agenda-agenda besar nasional ke depan.
Kiwal Garuda Hitam menyatakan sikap tegas mendukung penuh kebijakan Polda Sulsel dalam menjaga stabilitas keamanan dan siap menjadi mitra strategis Polri.
“Mari kita jaga semangat Sumpah Pemuda ke-98 ini, semangat ‘Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia’. Jangan kita nodai dengan perpecahan dan provokasi,” tutup Erwin, sekaligus mengajak pemuda Sulsel menjauhi narkoba, hoaks, dan ujaran kebencian, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.
















