Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Sekolah Pascasarjana Unhas Hadirkan Akademisi Universiti Kebangsaan Malaysia, Dorong Kolaborasi Internasional dan Transformasi Masyarakat Berkelanjutan

×

Sekolah Pascasarjana Unhas Hadirkan Akademisi Universiti Kebangsaan Malaysia, Dorong Kolaborasi Internasional dan Transformasi Masyarakat Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, 28 Oktober 2026 — Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan kuliah tamu internasional (International Guest Lecture) bertajuk “Land and Community Transformation: Social Mapping in Managing the Impacts of Market-Oriented Management”, Rabu (28/10/2026), secara daring melalui platform Zoom.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Azima Binti Abdul Manaf, akademisi dari Developmental Science Program, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), sebagai narasumber utama. Kuliah tamu tersebut juga melibatkan Dr. Nur Rahma, S.Si., dosen Universitas Hasanuddin.

Example 500x700

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Sekolah Pascasarjana Unhas untuk memperluas wawasan akademik internasional sekaligus memperkuat pemahaman mengenai transformasi penggunaan lahan, dinamika sosial masyarakat, dan tantangan pembangunan yang semakin dipengaruhi oleh mekanisme pasar.

Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Prof. Sukri Palutturi, S.K.M., M.Kes., M.Sc.PH., Ph.D., memandang bahwa kolaborasi akademik internasional memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan yang relevan dengan tantangan pembangunan kontemporer.

Transformasi lahan dan masyarakat merupakan isu multidimensional yang tidak dapat dipahami hanya melalui pendekatan ekonomi atau pembangunan fisik. Perubahan tata guna lahan, urbanisasi, investasi, dan orientasi pasar dapat memengaruhi struktur sosial, kehidupan ekonomi, akses terhadap sumber daya, serta kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, pendekatan multidisiplin dan transdisiplin diperlukan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif serta merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Transformasi lahan dan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik wilayah, tetapi juga menyangkut perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan kesejahteraan masyarakat. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pendekatan ilmiah yang mampu menjembatani kepentingan pembangunan dengan kebutuhan dan hak-hak masyarakat,” demikian rancangan pernyataan Prof. Sukri Palutturi.

Pemetaan Sosial sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan

Tema kuliah tamu menempatkan social mapping atau pemetaan sosial sebagai pendekatan penting untuk memahami karakteristik masyarakat, relasi antarpemangku kepentingan, distribusi sumber daya, serta potensi dampak kebijakan pembangunan yang berorientasi pasar.

Pemetaan sosial dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelompok rentan, memahami dinamika sosial dan ekonomi lokal, serta memetakan potensi konflik kepentingan akibat perubahan pemanfaatan lahan.

Pendekatan ini juga memungkinkan perencana dan pengambil kebijakan mengintegrasikan perspektif masyarakat dalam proses pembangunan, sehingga keputusan yang dihasilkan tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi turut mempertimbangkan aspek keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui tema yang diangkat, kuliah tamu ini diharapkan memperkaya perspektif mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi mengenai pentingnya penggunaan bukti sosial dalam perencanaan wilayah, pengelolaan sumber daya, dan tata kelola pembangunan.

Kehadiran akademisi Universiti Kebangsaan Malaysia dalam kegiatan ini mencerminkan upaya Sekolah Pascasarjana Unhas untuk memperluas jejaring keilmuan lintas negara, khususnya dalam kajian pembangunan, transformasi sosial, dan pengelolaan lingkungan.

Kerja sama akademik melalui kuliah tamu internasional diharapkan dapat membuka peluang pengembangan penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan kapasitas akademik mahasiswa pascasarjana.

Bagi mahasiswa magister dan doktor, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkaya perspektif teoretis dan metodologis, khususnya dalam memahami hubungan antara perubahan penggunaan lahan, dinamika pasar, kebijakan pembangunan, dan kehidupan masyarakat.

Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin terus mendorong pengembangan pendidikan dan penelitian yang tidak hanya menghasilkan kontribusi akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional, mahasiswa dan dosen diharapkan semakin mampu mengintegrasikan pendekatan ilmiah, perspektif global, serta pemahaman terhadap konteks lokal dalam menjawab tantangan pembangunan.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas arah pengembangan Sekolah Pascasarjana Unhas sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada keunggulan akademik, kolaborasi internasional, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *