MAROS — Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi demi mengoptimalkan peran organisasi di daerah. Pada Jumat, 19 September 2026, PD KMHDI Sulsel menggelar silaturahmi dan diskusi bersama Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, di Maros.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan produktif, membahas peran generasi muda, pelestarian kearifan lokal, serta pematangan wacana pelaksanaan program Gema Kreatif KMHDI Sulsel yang direncanakan menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah Lokasabha XVI.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan memiliki peran sentral dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, sangat mendukung gerakan generasi muda, terkhusus KMHDI Sulsel yang berfokus pada penguatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam sektor ekonomi kreatif. Anak muda harus menjadi aktor utama yang mampu mengolah potensi kearifan lokal menjadi karya bernilai tambah. Inisiatif seperti Gema Kreatif ini merupakan langkah positif dalam membina talenta muda daerah agar siap bersaing di industri kreatif,” ujar Ni Luh Puspa.
Menyambut dukungan tersebut, Ketua PD KMHDI Sulsel, Wayan Randi Saputra, menyatakan bahwa organisasi mengutamakan kematangan perencanaan agar setiap gagasan dapat diwujudkan secara nyata dan bermanfaat.
“Inisiasi Gema Kreatif adalah proyeksi idealisme kami untuk menghubungkan konsolidasi organisasi dengan aksi nyata. Namun dalam prosesnya, kami bergerak dinamis dan rasional. Kesiapan teknis, ketersediaan ruang kolaborasi yang tepat, serta keselarasan momentum dengan pihak terkait menjadi kunci utama. Saat ini fokus kami adalah merapikan berbagai variabel pendukung dan memetakan potensi yang ada, sehingga ketika dieksekusi nanti, kegiatan ini benar-benar memberi dampak nyata bagi kader dan masyarakat,” ungkap Wayan Randi Saputra.
Rencana pengintegrasian lokakarya ekonomi kreatif dan pameran karya ke dalam agenda Lokasabha XVI tetap menjadi arah strategis yang terus disempurnakan. PD KMHDI Sulsel berkomitmen membuka ruang dialog yang lebih luas bersama instansi pemerintah, kementerian, serta elemen pemuda di Sulawesi Selatan guna merumuskan bentuk kegiatan yang paling relevan dan berdampak optimal.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara KMHDI dan Kementerian Pariwisata kian erat, sehingga setiap gagasan pemberdayaan yang digagas dapat bermuara pada penguatan sumber daya manusia serta kemandirian ekonomi mahasiswa dan pemuda di Sulawesi Selatan.














