Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

MBG sudah Sampai Pelosok, DPRD Sulsel Sampaikan Terimakasih ke Badan Gizi Nasional

×

MBG sudah Sampai Pelosok, DPRD Sulsel Sampaikan Terimakasih ke Badan Gizi Nasional

Sebarkan artikel ini

Makassar,- Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah dengan tingkat layanan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) paling merata di Indonesia.


Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina usai menemui Kepala Badan Gizi Nasional, Prof Dr Ir Dadan Hindayani di Sentul, akhir pekan lalu.

Example 500x700

“Mewakili DPRD dan rakyat Sulawesi Selatan, menyampaikan terimakasih kepada Prof Dadan dan Badan Gizi Nasional, telah menjangkau hampir semua desa desa di Sulawesi Selatan,”kata Rahman Pina.

Mengutip data dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Rahman Pina menyampaikan hingga Februari 2026 sebanyak 1.788.132 jiwa penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Untuk penerima manfaat program MBG di Sulsel itu sekitar 1,78 juta jiwa lebih dengan 629 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah terbentuk di 24 kabupaten dan kota di Sulsel,” ujarnya. Angka ini sangat besar dan dapur dapur MBG terbangun dalam waktu singkat.

Rahman Pina menjelaskan, kehadiran ratusan SPPG dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), memberikan dampak luas bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Bukan hanya penerima manfaat, tapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang sangat signifikan.

“Jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 1,78 juta orang, yang mayoritas merupakan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan,” katanya.

Selain para peserta didik, program MBG juga menyasar ibu hamil serta bayi di bawah dua tahun atau baduta, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan gizi, pelaksanaan Program MBG di Sulawesi Selatan juga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian di desa desa. Petani bisa langsung menjual hasil pertanian, sayur, buah, bahkan peternakan di daerah menjadi hidup.

Rahman Pina mengungkapkan, rantai pasok program ini melibatkan sebanyak ribuan penyuplai, mulai dari penyedia bahan pangan hingga mitra pendukung lainnya.

“Keterlibatan penyuplai lokal ini turut mendorong perputaran ekonomi di daerah serta memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah,” katanya menjelaskan.

Ke depan, kata legislator empat periode ini, pihak DPRD Sulsel akan terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendukung program Program Presiden Prabowo yang dampaknya benar benar telah dirasakan manfaatnya ini.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *