Makassar — Gerakan Pemuda Islam (GPI) Sulawesi Selatan telah melaksanakan kegiatan Dialog dan Buka Puasa Bersama pada Sabtu, 8 Maret 2026 di Aula Rapat DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar.
Kegiatan ini menjadi ruang intelektual bagi para aktivis, akademisi, dan pemuda Islam untuk mendiskusikan secara kritis dinamika geopolitik global yang berdampak pada dunia Islam dan posisi strategis Indonesia di tengah konstelasi politik internasional.
Dialog yang mengangkat tema “Menakar Posisi Indonesia Terhadap Board of Peace serta Dampak Hegemoni Amerika Serikat di Timur Tengah” menghadirkan narasumber Dr. H. Usman Sofian, MA selaku Ketua PCNU Makassar dan Achmad Abdi Amsir, S.IP., M.Si selaku Dosen Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar.
Sementara itu, Sekretaris Umum GPI Sulawesi Selatan, Muhammad Ikbal Ali, S.H., M.H, dalam tanggapannya menegaskan bahwa dinamika konflik di Timur Tengah tidak bisa dilepaskan dari tarik-menarik kepentingan geopolitik global yang seringkali menghadirkan standar ganda dalam isu demokrasi, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia.
Ia menilai bahwa Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk tetap berdiri pada prinsip keadilan dan kemerdekaan bangsa-bangsa sebagaimana amanat konstitusi.
“Indonesia tidak boleh bersikap pasif dalam melihat berbagai konflik kemanusiaan di dunia Islam. Politik luar negeri Indonesia harus tetap berpijak pada prinsip bebas aktif yang berpihak pada perdamaian dunia dan keadilan global,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan tanggapan dari berbagai elemen gerakan mahasiswa dan kepemudaan Islam sebagai bentuk penguatan literasi geopolitik bagi generasi muda agar mampu membaca realitas global secara kritis dan objektif.
Selain menjadi forum diskusi strategis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat konsolidasi gerakan pemuda Islam dalam merespons berbagai persoalan umat dan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Gerakan Pemuda Islam Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang dialog intelektual serta membangun kesadaran kritis umat terhadap dinamika global yang mempengaruhi masa depan peradaban dan kemanusiaan.
















