MAKASSAR, 9 April 2026 – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Khusus menggelar kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi bagi para guru di UPT SPF SD Negeri Unggulan Monginsidi 1, Makassar.
Kegiatan ini mengusung tema “Satu Kelas Beragam Warna dengan Strategi Manajemen Kelas Inklusif Berbasis Berdiferensiasi”. Tujuannya adalah untuk membekali dan meningkatkan pemahaman para pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan setiap peserta didik, khususnya di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif.

SD Negeri Unggulan Monginsidi 1 dikenal sebagai salah satu sekolah yang menerapkan sistem inklusi di Kota Makassar. Kepala sekolah menyambut baik inisiatif ini dan menilai kegiatan sangat relevan dengan tantangan saat ini.
Menurutnya, penerapan kurikulum berdiferensiasi menuntut pendidik untuk mampu memberikan layanan pembelajaran yang adaptif, terutama bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK).
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa menghadirkan dosen jurusan yang sama, Nur Wulandani, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama. Materi yang disampaikan dimulai dengan pengenalan konsep 9 jenis kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences).
Hal ini ditujukan agar para guru tidak lagi menggunakan metode pembelajaran yang bersifat seragam, melainkan mampu memberikan ruang bagi pengembangan potensi unik yang dimiliki oleh setiap anak.
Tidak hanya berfokus pada teori pedagogik, pelatihan ini juga memperkuat kemampuan literasi digital para guru. Salah satu materi praktis yang diberikan adalah simulasi penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menyusun bahan ajar yang lebih kreatif dan efektif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan SD Negeri Unggulan Monginsidi 1 dapat semakin kokoh menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan adaptif terhadap beragam gaya belajar serta karakter peserta didik.
















