Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Aksi Mahasiswa Berakhir Ricuh, Jalan AP Pettarani Dilanda Kemacetan Panjang

×

Aksi Mahasiswa Berakhir Ricuh, Jalan AP Pettarani Dilanda Kemacetan Panjang

Sebarkan artikel ini

Makassar — Unjuk rasa yang digelar puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Berlawanan di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Jumat (4/9/2026), berakhir dengan kericuhan pada malam hari.
Aksi yang berlangsung sejak sore tersebut diikuti massa yang mengenakan pakaian berwarna hitam. Dalam penyampaian aspirasinya, massa membawa sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah serta menyuarakan beberapa tuntutan, di antaranya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Dalam pelaksanaannya, massa sempat menahan sebuah truk kontainer di badan jalan. Polisi yang berada di lokasi juga telah mengimbau peserta aksi untuk tidak melakukan pembakaran ban. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan dan massa kemudian membakar dua ban di ruas jalan.
Pembakaran ban dan penggunaan badan jalan untuk aksi menyebabkan arus kendaraan di sekitar Jalan AP Pettarani mengalami perlambatan. Antrean kendaraan terlihat dari arah Fly Over menuju pertigaan Jalan AP Pettarani–Jalan Sultan Alauddin.
Personel Polsek Rappocini kemudian melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurangi kepadatan dan menjaga arus kendaraan tetap bergerak.
Situasi kembali berubah pada malam hari. Sekitar pukul 20.00 WITA, terjadi kericuhan di depan Menara Pinisi UNM. Sejumlah mahasiswa terlibat saling lempar dengan beberapa pengguna jalan. Massa juga terlihat kembali melakukan pembakaran ban di ruas Jalan Pendidikan.
Sejumlah pengendara, termasuk pengemudi ojek online, terlihat berada di sekitar lokasi dan berupaya menjauhkan massa dari badan jalan. Aparat kepolisian kemudian berada di lokasi untuk mengendalikan situasi.
Peristiwa tersebut berdampak terhadap masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Pengguna jalan harus menghadapi perlambatan arus lalu lintas, sementara sebagian pengendara memilih berhenti dan menunggu situasi kembali kondusif.
Di sisi lain, Kota Makassar masih menghadapi sejumlah persoalan pelayanan publik yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk keluhan mengenai gangguan penerangan dan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Persoalan tersebut membuat kelancaran aktivitas masyarakat menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan perkotaan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *