MAKASSAR — Museum Karaeng Pattingalloang menghadirkan kegiatan bertajuk “Museum Masuk Bandara”, yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkenalkan keberadaan museum, sejarah, serta kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat luas melalui ruang publik yang mudah diakses oleh berbagai kalangan.
Selama pelaksanaan, kegiatan diisi dengan beragam aktivitas edukatif, pengenalan koleksi, serta penyajian informasi sejarah yang berkaitan dengan Museum Karaeng Pattingalloang. Kehadiran museum di lingkungan bandara diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat warisan sejarah dan budaya daerah.
Strategi Jangkau Masyarakat dan Wisatawan Lebih Luas
Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Andi Mirna, S.H., M.A.P., menjelaskan bahwa pemilihan bandara sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Bandara merupakan ruang pertemuan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang, sehingga keberadaan Museum Karaeng Pattingalloang di tempat tersebut dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan identitas budaya Sulawesi Selatan kepada wisatawan maupun masyarakat lokal.
“Pemilihan bandara sebagai lokasi kegiatan juga menjadi strategi untuk memperluas jangkauan promosi museum. Bandara merupakan ruang pertemuan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang, sehingga keberadaan Museum Karaeng Pattingalloang dapat menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Sulawesi Selatan kepada wisatawan maupun masyarakat lokal,” ungkap Andi Mirna.
Melalui kegiatan “Museum Masuk Bandara”, Museum Karaeng Pattingalloang menegaskan perannya yang tidak hanya sekadar tempat penyimpanan dan pelestarian benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang terus berinteraksi dengan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung langsung ke museum, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah dan kebudayaan daerah. Dengan menghadirkan museum lebih dekat kepada masyarakat, Museum Karaeng Pattingalloang terus berupaya menjadikan sejarah dan budaya sebagai bagian dari kehidupan publik yang dapat dikenali, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
















