Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Dialog Ramadan Pemuda ICMI Sulsel: Peran Zakat dalam Penguatan Ekonomi Umat

0
×

Dialog Ramadan Pemuda ICMI Sulsel: Peran Zakat dalam Penguatan Ekonomi Umat

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Pemuda ICMI Sulsel menggelar dialog Ramadan dan buka puasa bersama di Hotel La Macca (UNM), Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa

Kegiatan ini bertajuk “Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Pemberdayaan Umat.”

Example 500x700

Hadir sebagai speech yakni Ketua ICMI Orwil Sulsel Prof Arismunandar dan Ketua Pemuda ICMI Sulsel dr Andi Alfian Zainuddin.

Selain itu, tiga narasumber turut hadir yakni Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) RO X Makassar Sukma Dwie Proardi, Wakil Ketua ICMI Sulsel Prof Arifuddin Ahmad, serta Ketua Baznas Sulsel dr Muh Khidri Alwi.

Ketua Pemuda ICMI Sulsel, dr Andi Alfian Zainuddin, menegaskan pemberdayaan umat tidak hanya terbatas pada zakat semata, tetapi juga mencakup berbagai bentuk kontribusi sosial lainnya.
Ia mengutip pernyataan Abu Bakar Ash-Shiddiq yang diriwayatkan dalam hadis sahih tentang pentingnya menegakkan kewajiban zakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial umat.

Menurutnya, pernyataan tersebut menggambarkan bahwa zakat bukan sekadar urusan pribadi, melainkan bagian dari keadilan sosial dan kemaslahatan umat.

“Jika zakat diabaikan, maka tatanan ekonomi umat akan terdampak dan kesenjangan sosial berpotensi melebar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menggelar sosialisasi penggunaan QRIS untuk masjid guna memudahkan jamaah yang tidak membawa uang tunai tetap dapat bersedekah secara digital.

Alfian juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan marbot dan guru mengaji.

Ia menilai dukungan kesejahteraan tidak hanya diperuntukkan bagi guru formal dan ibu hamil, tetapi juga bagi para pelayan umat di masjid sebagai bagian dari kemaslahatan bersama.

Sementara itu, Prof Arismunandar mengajak masyarakat untuk membiasakan diri memberi dengan ikhlas, baik melalui zakat maupun sedekah.
“Kalau belum mampu berzakat, maka bersedekahlah. Intinya adalah memberi dengan ikhlas,” katanya.

Ia juga menyinggung fenomena sejumlah pelaku usaha yang viral karena tidak membayar pajak, padahal pajak digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kesadaran serupa juga perlu diterapkan dalam menunaikan zakat sebagai kewajiban umat Islam.

  • Apresiasi Pemprov Sulsel
    Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dr Ishaq Iskandar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemuda ICMI Sulsel.

Ia menilai dialog Ramadan yang mengangkat isu optimalisasi zakat, infak, dan sedekah sangat relevan dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi umat di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan bersama.

Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan dan mampu melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *