Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Wakil Ketua 2 Drprd Sulsel Yasir Machmud Reses di Welalange, Inventarisir Aspirasi Warga dari Berbagai Sektor

0
×

Wakil Ketua 2 Drprd Sulsel Yasir Machmud Reses di Welalange, Inventarisir Aspirasi Warga dari Berbagai Sektor

Sebarkan artikel ini

BONE, 19 Februari 2026 – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, menghabiskan hari Kamis (19/02) dengan bertemu langsung dengan masyarakat di Lingkungan Welalange, Kelurahan Bulutempe, Kabupaten Bone dalam rangka kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026. Acara yang diisi dengan dialog terbuka ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai kendala dan harapan seputar pembangunan di daerah mereka.

Dihadiri oleh tenaga pendidik, perangkat lingkungan, perwakilan petani, dan masyarakat umum, pertemuan tersebut berjalan secara interaktif. Yasir Machmud secara seksama mendengarkan setiap keluhan dan usulan yang disampaikan, sekaligus mencatat poin-poin penting yang akan diangkat ke tingkat kebijakan.

Example 500x700

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keluhan dari Ibu Guru Marlina dari SD 29 Inpres Bulutempe. Ia menyampaikan bahwa akses jalan masuk sekolah sepanjang sekitar 200 meter sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Selain itu, lapangan sekolah yang masih berpasir juga membutuhkan paving block agar bisa digunakan dengan maksimal, serta masyarakat membutuhkan informasi yang jelas terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Lingkungan Welalange dan Pak Lurah juga tidak tinggal diam. Mereka mengangkat masalah drainase yang sering menyebabkan genangan air setiap kali hujan turun. Tak hanya itu, jalan umum yang rusak, kebutuhan akan jalan tani untuk memudahkan pengangkutan hasil panen, serta pengadaan Lampu Jalan Umum (PJU) menjadi beberapa poin penting yang disampaikan.

Dari sisi pertanian, Bapak Muhammad Tan dan Pak Haji Aco sebagai perwakilan petani mengungkapkan kebutuhan yang sangat mendesak. Mereka meminta bantuan sumur bor untuk mengatasi kekurangan air pengairan lahan, serta traktor roda empat sebagai alat mesin pertanian (Alsintan) untuk meningkatkan produktivitas usaha tani.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kendala terkait Program Keluarga Harapan (PKH). Beberapa warga merasa proses pendaftaran masih rumit dan mekanisme penyaluran bantuan belum berjalan dengan optimal.

Menutup kegiatan reses tersebut, Yasir Machmud menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dibawa ke meja kerja di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. “Saya akan melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk mencari solusi yang tepat dan memastikan bahwa setiap kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan cara yang terbaik,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *